Willgo Zainar Resmi Diangkat Jadi Dirut Baru Krakatau Steel

Willgo Zainar Resmi Diangkat Jadi Dirut Baru Krakatau Steel
PT Krakatau Steel (Persero) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengesahkan susunan jajaran pengurus terbaru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2026 yang dilaksanakan pada Senin (7/9/2026).

Pada RUPSLB tersebut, Willgo Zainar resmi ditetapkan menjadi Direktur Utama Krakatau Steel menggantikan Akbar Djohan.

Dalam keterangan resmi di situs resminya, Selasa (8/9/2026), manajemen Krakatau Steel menyampaikan bahwa Willgo bakal menahkodai perusahaan untuk meneruskan agenda transformasi serta restrukturisasi perseroan.

Di samping Willgo, pemegang saham turut menetapkan beberapa nama untuk menduduki posisi jajaran direksi dan komisaris Krakatau Steel.

Di jajaran direksi, Thomas Christian ditunjuk sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko, Hernowo sebagai Direktur Komersial, Pengembangan Usaha, dan Portofolio, Suryantoro Waluyo sebagai Direktur SDM, dan Sidik Darusulistyo sebagai Direktur Infrastruktur dan Operasi.

Sementara itu, jabatan Komisaris Utama diisi oleh Hendro Martowardojo. Adapun David Pajung dan Didik Hariyanto diangkat menjadi Komisaris Independen, sedangkan Setia Diarta dan Adityo Haryo Bimo menjabat sebagai Komisaris.

"Sejalan dengan agenda transformasi yang terus dijalankan, RUPSLB juga menetapkan susunan pengurus Perseroan terbaru," demikian keterangan Krakatau Steel.

Dengan jajaran direksi yang dinilai makin solid dan berpengalaman, Krakatau Steel optimistis sanggup mengawal transformasi, menggenjot performa operasional, sekaligus memperkuat daya saing perusahaan secara berkesinambungan.

Sebagai informasi, Willgo Zainar merupakan politikus dari Partai Gerindra. Ia sempat menduduki jabatan Direktur Pemasaran PT PAL Indonesia (Persero) dan kemudian menjadi Komisaris Independen Krakatau Steel. Willgo pun tercatat pernah bertugas sebagai anggota DPR RI.

Willgo diketahui menyelesaikan studi S1 Ekonomi di Universitas Negeri Mataram pada 1993. Dua tahun berikutnya, ia melanjutkan studi S2 pada bidang Marketing & International Business di Armstrong University, Berkeley, California, Amerika Serikat.

Kinerja Krakatau Steel pada Semester I-2026

Krakatau Steel membukukan volume penjualan baja mencapai 614,26 ribu ton sepanjang Semester I-2026. Angka ini melonjak 30,6 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut dinilai membuktikan perseroan kembali mengambil peran aktif dalam mencukupi kebutuhan pasokan baja nasional.

Dari sisi pembukuan pendapatan, Krakatau Steel meraup 622,7 juta dollar AS atau setara Rp 11,15 triliun. 

Sedangkan pada ranah operasional, perseroan mencatatkan laba bruto mencapai 67,9 juta dollar AS. Perolehan tersebut melonjak dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pihak Krakatau Steel menyebutkan peningkatan laba bruto ini merefleksikan adanya pembenahan serta efisiensi di internal perseroan.

Di sektor non-operasional, perseroan mencatatkan dampak dari laba atas penyelesaian kewajiban dipercepat lewat keringanan utang restrukturisasi, pendapatan dari divestasi entitas asosiasi, bagian rugi dari entitas asosiasi, beban keuangan, laba selisih kurs, hingga pos non-operasional lainnya.

Atas capaian tersebut, perseroan berhasil mengantongi laba periode berjalan mencapai 10,9 juta dollar AS.

Dukungan Pendanaan Danantara

Dalam mengeksekusi transformasi dan restrukturisasi, Krakatau Steel mengungkapkan bahwa dukungan kucuran dana modal kerja dari Danantara menjadi salah satu faktor penentu sepanjang semester I-2026.

Kucuran pendanaan tersebut menyokong kelancaran pasokan bahan baku, peningkatan utilisasi produksi, hingga pembenahan efisiensi pada struktur pendanaan perseroan.

Pihak Krakatau Steel menegaskan beragam capaian kinerja pada semester I-2026 ini memperlihatkan fundamental perusahaan serta tahap pertumbuhan yang berkelanjutan. 

Perseroan juga menyatakan siap melangkah ke posisi yang makin solid sebagai industri baja nasional bermutu tinggi guna mendukung pembangunan nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index