SEBARIS.CO.ID — Presiden Prabowo Subianto bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan meresmikan Gerakan PANsar Murah Nasional pada malam puncak HUT ke-28 PAN, Jumat malam 18 September 2026. Lewat gerakan ini, warga bisa menebus beras, minyak goreng, telur, dan gula dengan harga 50 sampai 60 persen di bawah harga pasar.
Peresmian berlangsung di tengah harga sejumlah kebutuhan pokok yang bergerak naik akibat musim kemarau ekstrem dan gejolak geopolitik. Kelompok pekerja harian, pedagang kecil, dan buruh disebut paling merasakan dampak kenaikan tersebut.
Selisih harga dari program ini dibayarkan oleh PAN. Distribusinya memakai sistem kupon dan registrasi agar penerima tepat sasaran, dengan jangkauan hingga tingkat kabupaten dan kota, bukan hanya kota besar.
Berjalan sejak Agustus lewat DPW dan DPD
Gerakan ini sebenarnya sudah berjalan sejak Agustus melalui seluruh Dewan Pimpinan Wilayah dan Dewan Pimpinan Daerah PAN se-Indonesia. Setelah diresmikan sebagai gerakan nasional, program akan terus dilanjutkan.
Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan menegaskan selisih harga itu memberi ruang bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan lain.
"Sembako pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula kami sediakan dengan harga 50 sampai 60 persen lebih murah dari harga pasar. Uang yang tersisa dari belanja sembako itu bisa dipakai keluarga untuk kebutuhan lain, seperti biaya sekolah anak, ongkos kerja, atau kesehatan," ujar Putri.
Lapor PAN dan Potongan Gaji Anggota DPR
Di luar PANsar Murah, PAN menjalankan kanal pengaduan Lapor PAN lewat Instagram @lapor.pan, WhatsApp call center, dan situs resmi. Seluruh laporan yang masuk ditindaklanjuti.
Pembiayaan kanal pengaduan itu berasal dari pemotongan gaji anggota DPR RI dari Fraksi PAN.
"Masyarakat yang punya masalah seperti beras habis, susah bayar sekolah, atau lainnya, aduin aja ke PAN lewat program Lapor PAN. Ini bentuk amanat kami dalam bantu rakyat, yang biayanya berasal dari potongan gaji anggota DPR RI Fraksi PAN," ujar Putri.
Usia 28 Tahun sebagai Momentum Kerja
Putri menyebut usia ke-28 PAN sebagai momentum untuk bekerja, bukan sekadar merayakan. Menurut dia, rasa syukur partai diwujudkan dengan hadir langsung di tengah masyarakat.
"28 tahun perjalanan, bagi PAN adalah momen bersyukur, bukan sekadar merayakan usia partai. Rasa syukur itu kami wujudkan dengan terus bekerja dan hadir langsung di tengah masyarakat, karena bagi PAN, cara terbaik merayakan perjalanan panjang ini adalah lewat kerja nyata, bukan hanya seremoni," katanya.