SEBARIS.CO.ID — AS Roma gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan harus puas berbagi poin dengan Inter Milan setelah laga berakhir 2-2 di Stadio Olimpico. Hasil imbang ini membuat I Lupi tetap di puncak klasemen sementara Serie A dengan 13 poin, hanya unggul selisih gol atas Inter di posisi kedua.
Duel antara Roma dan juara bertahan Inter Milan berjalan sengit sejak menit awal. Roma sempat tampil dominan di babak pertama sebelum Inter bangkit dan memaksa laga berakhir tanpa pemenang.
Brace Manu Kone Bawa Roma Unggul Dua Gol di Babak Pertama
Manu Kone menjadi bintang di paruh pertama dengan mencetak dua gol ke gawang Inter. Gol pertamanya lahir pada menit ke-6, disusul gol kedua di menit ke-37.
Keunggulan 2-0 itu bertahan hingga turun minum. Roma tampak mengendalikan permainan dan menciptakan sejumlah peluang tambahan yang belum berbuah gol.
Lautaro Martinez Paksa Roma Kehilangan Kemenangan
Inter mengubah wajah permainan begitu babak kedua dimulai. Lautaro Martinez memperkecil kedudukan pada menit ke-46, hanya sesaat setelah jeda.
Lautaro kemudian menyamakan skor pada menit ke-79. Roma sebenarnya sempat memiliki peluang emas untuk kembali unggul, namun tembakan Malen justru mengenai wajah kiper lawan.
Gasperini: Permainan Berlangsung Seimbang
Pelatih Roma Gian Piero Gasperini menilai kedua tim sama-sama punya kans memenangkan laga. Menurutnya, gol cepat Inter di awal babak kedua menjadi titik balik pertandingan.
"Menurut saya, permainan berlangsung seimbang; kedua tim sama-sama memiliki peluang untuk menang di momen-momen tertentu," ujar Gasperini kepada DAZN Italia usai laga.
"Gol yang tercipta tepat setelah babak kedua dimulai memberikan suntikan semangat bagi Inter yang hebat, mereka memang selalu bisa mencetak gol, namun kami pun memiliki peluang," lanjutnya.
Catatan Buruk Roma di Lima Menit Awal Babak Kedua
Gasperini menyoroti kebiasaan buruk timnya yang mudah kebobolan setelah jeda turun minum. Roma baru kecolongan empat gol musim ini, namun tiga di antaranya terjadi di lima menit awal babak kedua.
"Hal ini mungkin bukan sebuah kebetulan, karena cara kami kebobolan terkesan terlalu ceroboh dan bahkan meremehkan lawan," kata Gasperini.
Meski kehilangan kemenangan, Gasperini menilai laga ini tetap bisa meningkatkan kepercayaan diri timnya. Ia menekankan masih banyak hal positif yang bisa dikembangkan Roma ke depan.
Jadwal Berat Menanti Roma Usai Jeda Internasional
Roma akan menghadapi dua laga berat setelah jeda internasional. Mereka bertamu ke markas Como pada 11 Oktober pukul 17.30 WIB.
Lima hari berselang, Roma menjamu Real Madrid pada 15 Oktober pukul 02.00 WIB. Dua laga ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi konsistensi I Lupi di papan atas klasemen.