Microsoft Perbaiki Bug Copy-Paste Excel, tapi Hanya untuk Excel 2016

Microsoft Perbaiki Bug Copy-Paste Excel, tapi Hanya untuk Excel 2016

SEBARIS.CO.ID — Microsoft merilis perbaikan untuk bug copy-paste di Excel yang muncul akibat pembaruan Patch Tuesday September. Namun, patch ini hanya menyasar Excel 2016 dan masih menyisakan masalah pada workbook dengan conditional formatting. Pengguna versi lain dipastikan harus menunggu lebih lama untuk solusi menyeluruh.

Pembaruan keamanan bulanan itu sebenarnya membawa hampir 1.000 perbaikan. Namun, ia juga memunculkan sejumlah bug yang mengganggu alur kerja pengguna.

Bug Copy-Paste Bukan Satu-satunya Masalah

Pembaruan Patch Tuesday September tidak hanya merusak fitur copy-paste di Excel. Microsoft harus merilis pembaruan darurat untuk mengatasi beberapa masalah lain sekaligus.

Masalah tersebut mencakup folder share Hyper-V Linux yang tidak berfungsi, Remote Desktop yang membeku, hingga kegagalan audio USB. Semua ini muncul setelah pembaruan yang seharusnya menutup celah keamanan.

Microsoft kemudian mengirimkan pembaruan tambahan untuk menangani bug copy-paste di Excel. Sayangnya, cakupan perbaikannya masih sangat terbatas.

Perbaikan Masih Menyisakan Masalah

Patch untuk Excel 2016 ini pun belum sepenuhnya bersih. Microsoft mencatat bahwa operasi paste masih bisa gagal jika sebuah workbook mengandung conditional formatting.

Untuk sementara, pengguna diimbau memakai fitur "Paste Special" sebagai solusi sementara. Langkahnya cukup sederhana.

  • Buka tab Home, lalu pilih menu dropdown Paste.
  • Pilih opsi Paste Special.
  • Di jendela Paste Special, pilih salah satu opsi: Formulas, Formulas & Number Formatting, Values, Values & Number Formatting, atau Link.

Microsoft menyatakan masih menyelidiki masalah ini dan berharap bisa merilis perbaikan yang lebih luas dalam waktu dekat.

Windows 11 dan Janji Pembaruan yang Lebih Mulus

Insiden ini terjadi di tengah upaya Microsoft merombak pengalaman pembaruan Windows 11. Perusahaan berjanji mengurangi frekuensi pembaruan bulanan dan meminimalkan bug yang menyertainya.

Namun, kenyataan September ini berkata lain. Seorang pengguna melaporkan harus memasang tiga pembaruan dalam kurun lebih dari sepekan.

Dua dari tiga pembaruan itu justru hanya diperlukan untuk memperbaiki masalah yang ditimbulkan pembaruan pertama. Pola ini menunjukkan masih ada pekerjaan rumah besar bagi Microsoft.

Bug seperti masalah copy-paste di Excel umumnya hanya menimpa sebagian kecil pengguna. Meski begitu, dampaknya terasa menjengkelkan bagi mereka yang mengalaminya.

Harapannya, Patch Tuesday ke depan benar-benar hanya menutup celah keamanan dan memperbaiki sistem operasi. Bukan malah menghadirkan bug baru yang menghentikan pekerjaan pengguna.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index