HUT Ke-81 RI, PTK Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Sulut

HUT Ke-81 RI, PTK Kibarkan Merah Putih di Bawah Laut Sulut
Sejumlah penyelam PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) melaksanakan pengibaran Bendera Merah Putih [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) mengibarkan Bendera Merah Putih di kedalaman laut sembari menggelar aksi transplantasi 512 fragmen terumbu karang di kawasan perairan Pantai Pulisan, Sulawesi Utara (Sulut), guna menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Aksi pengibaran sang saka merah putih dilaksanakan pada kedalaman 12 meter yang mengikutsertakan 26 penyelam dari Pertamina serta 10 penyelam dari warga lokal. 

Agenda tersebut merupakan bentuk kerja sama PTK bersanding dengan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) dan PT Pertamina International Shipping (PIS).

"Pengibaran Bendera Merah Putih di bawah laut merupakan simbol kecintaan kami terhadap Indonesia sebagai negara maritim," kata Plt Direktur Utama Pertamina Trans Kontinental Eko Cahyadi, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin (17/8/2026).

Menurut Eko, momentum Hari Kemerdekaan RI diresapi oleh perseroan lewat langkah meningkatkan kepekaan atas kelestarian laut yang memegang peranan krusial bagi aktivitas logistik energi maritim.

Agenda tersebut turut menggandeng jajaran direksi, jajaran pemerintah daerah, hingga komunitas peduli lingkungan setempat dengan konsisten mengedepankan standar keselamatan penyelaman.

Di samping prosesi pengibaran bendera, para penyelam Pertamina turut mengeksekusi transplantasi 512 fragmen terumbu karang di Pantai Pulisan sebagai bagian dari ikhtiar merawat keberlanjutan ekosistem bahari.

Eko menyampaikan bahwa Pantai Pulisan terhitung sebagai bagian dari area Coral Triangle yang menyimpan kekayaan keanekaragaman hayati laut yang tinggi.

Area tersebut pun terletak di sekitar wilayah operasional Pertamina Group, utamanya Integrated Terminal Bitung yang bertindak sebagai simpul distribusi energi di wilayah Sulawesi.

"Karena itu, penanaman fragmen terumbu karang di lokasi ini merupakan bentuk komitmen PTK untuk turut menjaga kesehatan ekosistem laut yang menjadi ruang operasional kami sekaligus mendukung keberlanjutan bisnis perusahaan," ujar Eko.

Eko menuturkan bahwa berkembangnya terumbu karang kelak diharapkan dapat menghadirkan kemanfaatan bagi warga sekitar lewat peningkatan variasi ekosistem dan biota laut, sekaligus memperkokoh daya pikat destinasi wisata bahari.

Sementara itu, Direktur Armada PTK Dewi Susanti menerangkan bahwa ikhtiar menjaga kelestarian ekosistem maritim turut diimplementasikan dalam ranah operasional bisnis perusahaan, salah satunya via penerapan energi hijau serta pemanfaatan bahan bakar ramah lingkungan pada sebagian armada kapal maupun sarana infrastruktur PTK.

"Aksi sosial maupun operasional PTK diharapkan dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan masyarakat, serta keberlangsungan perusahaan di masa mendatang. Melalui rangkaian kegiatan HUT RI oleh PTK, kami berupaya ikut mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur," ujar Dewi.

Sebagai korporasi logistik energi maritim, PTK saat ini menjalankan operasional ratusan unit armada kapal di pelbagai wilayah strategis di Tanah Air.

Manajemen perusahaan menegaskan, cakupan bisnis operasional PTK meliputi jasa Support Vessel Provider, Marine Service, Port Operations Services, hingga Shorebase, dengan mencatatkan tingkat keandalan layanan melampaui 99 persen.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index