Pollux Gandeng Marriott, Incar Ekspansi Hotel ke Pasar Daerah

Pollux Gandeng Marriott, Incar Ekspansi Hotel ke Pasar Daerah
PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI) [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pollux Hotels Group Tbk (POLI), emiten di sektor perhotelan, merajut kolaborasi strategis bersama Marriott International di tengah langkah jaringan hotel global itu memperlebar cakupan bisnis hingga ke kota tier dua dan tiga di tanah air. 

Kerja sama ini mengombinasikan kepiawaian Pollux dalam memahami dinamika pasar lokal dengan standar operasional serta jaringan Marriott di tingkat global. 

Bagi pihak Pollux, kolaborasi tersebut difokuskan demi menjaring wisatawan domestik maupun mancanegara, sekaligus menggembleng kualitas sumber daya manusia (SDM) di industri perhotelan.

Presiden Direktur Pollux Hotels Group, Handojo K. Setyadi mengungkapkan bahwa kedua entitas membawa keunggulan tersendiri yang siap disinergikan dalam pengembangan lini bisnis hotel.

“Kami lihat Marriott International untuk di Indonesia saya kira sudah tidak kami ragukan lagi. Di lain sisi, kami Pollux Hotel Group juga sudah berjalan mengelola hotel selama ini,” ujar Handojo dalam keterangannya, Sabtu (15/8/2026).

“Kekuatan kami untuk market lokal dan pasar Indonesia, kami sangat menguasai,” lanjutnya.

Menurut Handojo, perpaduan jaringan internasional serta penguasaan pasar dalam negeri tersebut merupakan bagian dari langkah Pollux dalam mengakomodasi kebutuhan para pelanggan dari skala lokal maupun mancanegara.

“Ini yang kami sinergikan agar Pollux Hotel Group tentunya akan menjadi satu market hotel yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat, baik dari lokal maupun internasional,” kata Handojo.

SDM Lokal Jadi Bagian Pengembangan Bisnis

Di samping memperluas penetrasi pasar, kerja sama antara Pollux dan Marriott diarahkan guna mendorong pengembangan kualitas SDM sektor perhotelan. 

Penyerapan dan pembinaan tenaga kerja lokal, menurut Handojo, senantiasa menjadi fokus utama Pollux saat menjalankan roda bisnisnya.

“Sejak awal Pollux Hotel Group kami sangat concern dengan sumber daya manusia lokal. Itu yang kami betul-betul perhatikan karena kami kan tidak hanya mengelola hotel saja,” tuturnya.

Dengan begitu, kerja sama ini bukan sekadar menyentuh ranah operasional hotel serta perluasan pangsa pasar, melainkan turut menggarap peningkatan mutu tenaga kerja perhotelan.

Dari kacamata Marriott International, kolaborasi bersama Pollux bergulir tatkala perusahaan tersebut aktif membidik peluang guna memperluas ekspansi jaringan propertinya di Indonesia.

Vice President Hotel Development Asia Pacific Marriott International, Ivan Widarmana menyampaikan bahwa pasar Indonesia menduduki posisi krusial dalam peta ekspansi Marriott.

 Perusahaan tak hanya fokus mengejar pertumbuhan di kota-kota besar, melainkan juga mencermati potensi pengembangan hotel di kota lapis kedua dan ketiga.

Marriott Punya 88 Hotel di Indonesia

Peluang ekspansi itu berjalan selaras dengan melesatnya pertumbuhan jaringan Marriott di tanah air dalam beberapa tahun belakangan. Ivan membeberkan, jumlah hotel yang berada di bawah naungan Marriott di Indonesia melonjak signifikan dari 32 hotel pada 2013 menjadi 88 hotel saat ini.

“Pada 2013, waktu saya join di development team, itu posisi kami pada waktu itu 32 hotel, dan saat ini kami sudah 88 hotel,” ujar Ivan.

“Dari 88 hotel, saya mulai berkembang, melihat opportunity di Indonesia,” lanjutnya.

Marriott telah menancapkan operasional bisnisnya di Indonesia sejak 1991. Dalam mengakselerasi jaringannya, perusahaan mengandalkan standar operasional ketat dan fasilitas pusat pelatihan demi menjaga konsistensi mutu mutu pelayanan di tiap wilayah.

Langkah perluasan jangkauan ke berbagai daerah turut menjadi strategi Marriott untuk menangkap geliat pertumbuhan pasar sekaligus mendekatkan unit hotel kepada konsumen di luar pusat-pusat ekonomi utama. Strategi ini ditopang oleh hadirnya program loyalitas Marriott Bonvoy.

Menurut Ivan, program loyalitas tersebut memiliki sekitar 300 juta anggota secara global, dengan kisaran 2,5 juta anggota aktif bermukim di Indonesia.

Basis keanggotaan tersebut menjadi pertimbangan penting Marriott dalam memperlebar kehadiran hotelnya di berbagai pelosok daerah di Indonesia, mengingat para anggota dapat memanfaatkan program loyalitas tersebut kala bepergian ke wilayah yang memiliki jaringan Marriott.

“Kalau semua di Indonesia akan ada hotel yang membawa Marriott, berarti mereka ke mana pun bisa memakai loyalty-nya. Nah, ini yang membuat kami semakin tertarik untuk berkembang di Indonesia,” kata Ivan.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index