INET Resmi Kuasai 60% Saham SGI Usai Rogoh Rp280,4 Miliar

INET Resmi Kuasai 60% Saham SGI Usai Rogoh Rp280,4 Miliar

SEBARIS.CO.ID — PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menuntaskan penyertaan modal Rp280,4 miliar di PT Sarana Global Indonesia (SGI) pada 15 September 2026. Transaksi ini membuat INET menggenggam 60% saham SGI dan memperluas cakupan usaha grup ke bidang EPC serta pemeliharaan kabel bawah laut.

Emiten telekomunikasi PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) resmi menyelesaikan pengambilalihan sebagian besar saham PT Sarana Global Indonesia (SGI). Langkah korporasi ini diumumkan melalui keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia.

Nilai penyertaan modal yang digelontorkan INET mencapai Rp280,4 miliar. Dana tersebut dipakai untuk mengambil bagian atas saham baru yang diterbitkan SGI.

Struktur Modal SGI Berubah

Transaksi ini mengubah peta kepemilikan saham SGI secara signifikan. Modal dasar perusahaan naik dari Rp12 miliar menjadi Rp50 miliar.

Modal ditempatkan dan disetor SGI juga meningkat dari Rp12 miliar menjadi Rp30 miliar. SGI menerbitkan 180.000 saham baru dengan nilai nominal Rp100.000 per saham.

Seluruh saham baru itu diambil bagian dan disetor INET dengan nilai nominal keseluruhan Rp18 miliar. Adapun nilai transaksi penuh mencapai Rp280.403.820.000.

Selisih antara nilai transaksi Rp280,4 miliar dan nilai nominal saham Rp18 miliar dicatat sebagai agio saham. Jumlah saham SGI pun bertambah dari 120.000 lembar menjadi 300.000 lembar.

Komposisi Pemegang Saham Usai Transaksi

Sebelum transaksi, Chandra Arie Setiawan menguasai 119.999 saham SGI atau setara 99,9992%. Bayu Erriano Affia, S.E. hanya memegang satu saham atau 0,0008%.

Setelah transaksi rampung, INET menjadi pemegang 180.000 saham atau 60%. Porsi Chandra Arie Setiawan turun menjadi 119.999 saham atau 39,9997%, sedangkan Bayu Erriano Affia tetap memegang satu saham atau 0,0003%.

Alasan INET Masuk ke SGI

Manajemen INET menyebut masuknya SGI sebagai entitas anak memperluas cakupan kegiatan usaha grup. Fokus baru tersebut mencakup bidang EPC dan pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik.

"Masuknya SGI sebagai Entitas Anak memperluas cakupan kegiatan usaha grup Perseroan ke bidang EPC dan pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik," demikian dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (17/9/2026).

Bidang Usaha SGI

Berdasarkan Anggaran Dasar, SGI bergerak di konstruksi sentral telekomunikasi. Cakupannya meliputi jaringan transmisi dan distribusi kabel telekomunikasi di atas permukaan tanah, bawah tanah, dan dalam air.

SGI juga menjalankan aktivitas telekomunikasi dengan kabel, termasuk sistem komunikasi kabel laut. Perusahaan ini turut menangani pemasangan jaringan listrik, konstruksi bangunan sipil minyak dan gas bumi, serta jasa akses internet.

Saat ini, kegiatan usaha SGI difokuskan pada rekayasa, pengadaan, dan konstruksi atau engineering, procurement and construction (EPC). SGI juga menggarap pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik.

Langkah INET mencaplok 60% saham SGI menandai ekspansi grup ke rantai bisnis infrastruktur kabel laut. Bagi investor, transaksi ini menambah lini usaha INET di luar layanan telekomunikasi yang sudah berjalan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index