Prajurit Empat Korps Marinir Asah Kemampuan Menembak di SGS 2026

Prajurit Empat Korps Marinir Asah Kemampuan Menembak di SGS 2026
Personel Republic of Korea Marine Corps (ROK MC) [FOTO: NET].

JAKARTA - Korps Marinir asal empat negara, yaitu Indonesia, Amerika Serikat (AS), Jepang, dan Korea Selatan melaksanakan latihan menembak bersama pada ajang Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Kamis (3/9/2026).

Melalui siaran pers Pusat Penerangan Mabes TNI di Jakarta, Jumat, dipaparkan bahwa keempat korps marinir tersebut mencakup Marinir TNI AL, United States Marine Corps (USMC) asal AS, Amphibious Rapid Deployment Brigade (ARDB) asal Jepang, serta Republic of Korea Marine Corps (ROK MC) asal Korea Selatan.

Dalam sesi latihan menembak bersandi Infantry Marksmanship Training Program (IMTP) tersebut, seluruh prajurit digembleng untuk menembak secara presisi dalam posisi statis maupun dinamis. Para prajurit turut ditempa untuk mengisi ulang amunisi secara sigap serta tetap mengenai target secara akurat dalam kondisi apa pun.

Masing-masing korps marinir melangsungkan latihan menembak secara bergiliran. Seluruh tahapan latihan berhasil dirampungkan dengan lancar tanpa ada insiden yang terjadi.

Lewat pelaksanaan latihan itu, kemahiran menembak seluruh pasukan diharapkan kian terasah sekaligus mempererat jalinan keharmonisan antarkorps marinir dari tiap-tiap negara.

Sebagai informasi, gelaran SGS 2026 mengikutsertakan 4.743 personel yang berasal dari 21 negara. Mereka bertolak ke Indonesia guna menguji kesiapsiagaan operasional prajurit, diplomasi bidang pertahanan, hingga kecakapan mengatasi aneka ancaman keamanan.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menuturkan bahwa SGS merupakan agenda latihan tahunan yang diselenggarakan pada beberapa lokasi di Indonesia sejak 31 Agustus hingga 11 September 2026.

“Super Garuda Shield ini dilaksanakan setiap tahun di Indonesia. Yang hadir ada 21 negara tahun ini. Kemudian jumlah total personel yang berlatih sebanyak 4.743 orang dengan 12 materi yang dilaksanakan,” kata Agus di Bandung, Jawa Barat, Senin (31/8/2026).

Ke-21 negara peserta tersebut mencakup Indonesia, Amerika Serikat, Australia, Belanda, Brasil, Brunei Darussalam, India, Inggris, Italia, Jepang, Jerman, Kamboja, Kanada, Korea Selatan, Laos, Selandia Baru, Prancis, Singapura, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Agus menjelaskan latihan tersebut dilangsungkan di Bandung, Jakarta, Lampung, Pusat Latihan Tempur TNI AD Baturaja, Sumatera Selatan, serta Nunukan, Kalimantan Utara. Agenda latihan direncanakan selesai dan ditutup di Jakarta pada 11 September 2026.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index