JAKARTA - Sebanyak 432 atlet Indonesia yang bakal bertanding pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, mengusung identitas Nusantara lewat seragam resmi bernuansa Gorga khas Toba serta Limar asal Sumatera Selatan.
Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI/NOC Indonesia) Raja Sapta Oktohari menyampaikan, seragam atlet tidak cuma berfungsi sebagai kelengkapan berlaga, melainkan juga mengusung identitas bangsa Indonesia di arena internasional.
"Setiap kali para atlet mengenakan apparel ini, ada cerita tentang Indonesia yang ikut mereka bawa. Dari keberagaman budaya kami, lahir satu identitas sebagai Tim Indonesia," kata Okto dalam keterangan di Jakarta, Kamis (3/9/2026).
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Gorga dijadikan ornamen utama pada pakaian tanding sebagai lambang kekuatan serta perlindungan, sementara Limar mencerminkan kehormatan dan keunggulan.
Dua elemen kebudayaan itu dikreasikan ke dalam wujud rancangan modern oleh Ghea Panggabean lewat Ghea Fashion Studio, berkolaborasi dengan Sarinah selaku kurator desain dan Mills sebagai penyedia apparel resmi Tim Indonesia.
Hasil rancangan tersebut sekaligus menandai kiprah perdana Ghea dalam merancang busana olahraga usai 45 tahun berkarya mengeksplorasi tekstil serta kebudayaan Nusantara.
"Mendesain seragam untuk para duta olahraga bangsa adalah sebuah kehormatan yang luar biasa. Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, sedangkan Limar merepresentasikan kehormatan dan keunggulan," ujar Ghea.
Chief de Mission Tim Indonesia Todotua Pasaribu mengharapkan seragam tersebut mampu membangkitkan kebanggaan para atlet sewaktu berlaga membawa nama Merah Putih.
"Dari jersey ini, kami berharap para atlet ada rasa bangga untuk bertarung dengan kepala tegak untuk mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026," kata Todotua.
Indonesia menerjunkan 432 atlet dan menargetkan raihan empat medali emas pada ajang Asian Games 2026 yang bergulir dari tanggal 19 September hingga 4 Oktober.