Muktamar NU Klaim Geliatkan Ekonomi Warga Tambakberas Jombang

Muktamar NU Klaim Geliatkan Ekonomi Warga Tambakberas Jombang
Ponpes Bahrul Ulum Jombang jadi lokasi Muktamar Ke-35 NU [FOTO: NET].

JAKARTA - Ketua Panitia Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengeklaim, agenda Muktamar NU kali ini mampu menggeliatkan aktivitas roda ekonomi warga di lingkungan sekitar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Gus Ipul menerangkan, tercatat lebih dari 1.000 stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut serta memeriahkan rangkaian kegiatan Muktamar. Menurut penjelasannya, kehadiran deretan stan UMKM tersebut menjadikan area Tambakberas kian semarak sepanjang perhelatan Muktamar.

"Tentu muktamar ini juga menghidupkan jalan-jalan Tambakberas dengan lebih dari 1.000 stan UMKM. Mereka hari-hari ini bergembira luar biasa karena Bapak Presiden memberikan perhatian khusus kepada seluruh pedagang-pedagang UMKM," kata Gus Ipul dalam penutupan Muktamar NU, Senin (31/8/2026).

Gus Ipul memaparkan, para penjual maupun pelaku UMKM yang menjajakan dagangannya di area sekitar arena Muktamar memperoleh dampak positif dari maraknya gelaran ini.

Ia menguraikan para pedagang merasa senang lantaran mendapatkan perhatian serta dukungan selama acara Muktamar berlangsung.

"Mereka hari-hari ini bergembira luar biasa karena Bapak Presiden memberikan perhatian khusus kepada seluruh pedagang-pedagang UMKM yang mengikuti bazar di tengah-tengah muktamar ini,' ungkap Gus Ipul.

Sebelumnya, Miftachul Akhyar kembali dipercaya menduduki posisi Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) masa khidmah 2026-2031 pada forum Muktamar ke-35 NU, Minggu (30/8/2026). 

Keputusan terpilihnya kembali Miftachul Akhyar disampaikan pada Sidang Pleno V yang diselenggarakan di SGS Bahrul Ulum, Jombang, Jawa Timur.

"Nama KH Miftachul Akhyar dipilih jadi Rais Aam kepengurusan masa khidmat 2026-2031," ujar anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), Anwar Iskandar. Musyawarah tersebut berlangsung pada pukul 21.00-22.00 WIB.

Miftachul Akhyar merupakan ulama kelahiran 30 Juni 1953 di Surabaya. Ia merupakan putra pasangan KH Abdul Ghoni, pengasuh Pesantren Tahsinul Akhlak Rangkah, dan Hj Siti Ashfiyah. 

Sebagai anak kesembilan dari tiga belas bersaudara, ia membesar di lingkungan pesantren serta tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama (NU) sejak masa kecilnya. Didikan dari ayahnya yang dikenal disiplin dalam aspek adab menjadi pilar utama pembentukan kepribadian Miftachul Akhyar sewaktu muda.

Perjalanan Miftachul Akhyar di struktur organsasi NU tergolong sangat panjang dan berjenjang. Ia pernah mengabdi sebagai Rais Syuriah PCNU Surabaya (2000–2005), Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur (2007–2013 dan 2013–2018), Wakil Rais Aam PBNU (2015–2020), serta Pj Rais Aam PBNU (2018–2020) menggantikan KH Ma’ruf Amin. 

Selanjutnya, ia mengemban amanah sebagai Rais Aam PBNU periode 2021–2026, dan kembali terpilih untuk periode 2026-2031.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index