Menkes Resmikan Layanan Clipping Aneurisma Otak Perdana RSUD Batam

Menkes Resmikan Layanan Clipping Aneurisma Otak Perdana RSUD Batam
Tindakan coiling aneurisma pada pasien stroke [FOTO: NET].

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meresmikan tindakan clipping cerebral aneurysma atau penjepitan pembuluh darah otak untuk perdana kalinya di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Prosedur pembedahan tersebut dieksekusi oleh dokter spesialis bedah saraf RSUD Embung Fatimah bersama jajaran tim Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RS PON) Mahar Mardjono lewat skema program Proctoring Clipping Cerebral Aneurysma.

“Hari ini kami melihat operasi clipping yang sebelumnya harus dibawa ke luar Kota Batam. Dengan adanya dokter dan fasilitas yang sudah ada, pasien tidak perlu dirujuk ke Medan atau Jakarta lagi, bisa langsung di sini,” kata Menkes Budi di Batam, Jumat (28/8/2026).

Menurut penjelasannya, ketersediaan fasilitas medis tersebut tak hanya memberi kemudahan bagi pasien, melainkan juga buat pihak keluarga lantaran tidak perlu melancong keluar dari Batam untuk mendampingi pengobatan.

“Lebih nyaman karena keluarganya juga ada di sini dan kami percepat waktu penanganan. Karena stroke itu harus cepat ditangani,” ujarnya.

Ia menilai, terealisasinya operasi tersebut pada strata rumah sakit tingkat kabupaten/kota merupakan capaian krusial dalam pemerataan akses kesehatan, sebab mulanya prosedur pembedahan semacam ini terbatas hanya di rumah sakit level provinsi.

“Saya sebenarnya melihat operasi clipping ini pertama kali dilakukan di level kabupaten/kota. Jadi saya kagum sekali dan ingin datang melihat karena ini menyelamatkan nyawa,” katanya.

Menkes Budi membesuk pasien di ruang perawatan yang telah rampung melakoni operasi tersebut didampingi Direktur RSUD Embung Fatimah, tim dokter bedah, serta jajarannya.

Ia menaruh harapan ke depannya berkisar 80-90 persen pasien penyakit stroke dapat ditangani secara optimal di RSUD Embung Fatimah tanpa perlu lagi pergi ke luar daerah.

Direktur RSUD Embung Fatimah Raden Roro Sri Widjayanti Suryandari mengutarakan tindakan medis tersebut menjadi pengalaman pertama yang sukses dilangsungkan di wilayah Kepri.

“Ini merupakan operasi yang belum pernah sama sekali di Kepulauan Riau. Baru ini satu-satunya di Kepulauan Riau, yaitu clipping pembuluh darah otak,” katanya.

Dokter Spesialis Bedah Saraf RS PON Mahar Mardjono, dr. Muhammad Kusdiansah mengungkapkan bahwa berjalannya operasi tersebut menjadi mementum berharga lantaran membuktikan tindakan clipping sanggup diekspansi hingga ke level kabupaten/kota selagi disokong oleh SDM dan sarana prasarana yang memadai.

“Dengan terlaksananya proctor ini menandakan rumah sakit daerah level kabupaten/kota mampu melaksanakan bedah seperti ini,” katanya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index