JAKARTA — Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Mochammad Iriawan menyalurkan bantuan berupa pasokan bahan pangan, perlengkapan harian, serta obat-obatan di Posko Pengungsian Pertamina Patra Niaga, Barang Kolong, Reok, Manggarai, NTT.
Direktur Armada dan Logistik Pertamina Patra Niaga Arif Yuniarto, lewat keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa dalam agenda itu Komut Pertamina menyempatkan berdialog bersama anak-anak terdampak gempa sekaligus memberikan semangat bagi mereka.
Camat Reok Ritaudin turut mengutarakan rasa terima kasih mendalam atas uluran bantuan tersebut.
Menurut pengamatannya, pihak Pertamina secara berkesinambungan menyalurkan bantuan dan melakukan pendampingan kepada warga terdampak gempa.
"Sejak gempa 15 Agustus hingga hari ini, Pertamina selalu hadir mendampingi dan memberikan bantuan kepada kami. Kami telah dikunjungi oleh Bapak Direktur Utama dan hari ini Bapak Komisaris Utama juga turut hadir secara langsung bersama kami di Reok. Terima kasih banyak," tutur Ritaudin.
Dalam rangkaian peninjauan pada Rabu (26/8/2026) tersebut, Komut Iriawan juga mengecek langsung kesiapan operasional sarana serta fasilitas pasokan BBM di Fuel Terminal (FT) Reo, Reok.
Arif, yang ikut mendampingi dalam peninjauan itu, menyebutkan bahwasanya keadaan FT Reo kini sudah mulai berangsur pulih.
"Siang hari ini kami mengunjungi Fuel Terminal Reo untuk memastikan kondisi operasional terminal terkini. Alhamdulillah, secara berangsur-angsur operasional terminal sudah berjalan dengan normal," ujarnya.
FT Manager Reo Mumu Najmudin menerangkan adanya sejumlah infrastruktur yang mengalami kerusakan, seperti area ruang kerja kantor dan musala yang belum memungkinkan untuk dipakai, pagar pengaman yang tumbang, hingga munculnya retakan pada area fasilitas penyaluran.
Kendati demikian, tindakan perbaikan secara teknis langsung dieksekusi di lapangan.
Mumu menggarisbawahi sejak bencana gempa terjadi hingga seterusnya, komitmen para perwira FT Reo untuk mengawal ketersediaan pasokan energi tidak sedikit pun kendur.
"Bapak bisa lihat kami masih siap. Teman-teman tetap bertahan di sini untuk menjalankan tugas dari perusahaan, meskipun merasakan gempa dari hari pertama," ujarnya.
Iriawan lantas menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap pengabdian para perwira Pertamina Patra Niaga yang bertugas di FT Reo.
Menurut penilainnya, sikap tersebut merupakan bukti konkret dari sosok pejuang energi yang sesungguhnya.
"Saya tidak bisa berkata banyak, hanya rasa bangga dan terharu yang luar biasa di hati saya. Mewakili Dewan Komisaris dan manajemen, saya tegaskan tanpa kalian, tidak akan ada pasokan energi di wilayah ini. Kalian lah para pejuang energi yang sebenarnya," tuturnya.
Pada momentum yang sama, Iriawan turut menyalurkan santunan bantuan kepada 10 tenaga alih daya (TAD) di lingkungan FT Reo yang ikut menjadi korban bencana gempa.
Bantuan yang dibagikan mencakup bahan makanan, alas tidur matras, hingga paket obat-obatan.