JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat setidaknya 363.800 liter air bersih disalurkan sejak 8 - 23 Agustus 2026 guna meringankan beban warga penyintas kekeringan di Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Senin, mengungkapkan bahwa pengiriman air bersih digelar guna mencukupi kebutuhan dasar warga menyusul menyusutnya debit sumber air mereka di sepanjang musim kemarau ini.
"Menurunnya intensitas hujan yang menyebabkan warga tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata dia.
Oleh sebab itu, ia menjamin bahwa pengiriman bantuan air bersih dari pemerintah maupun instansi terkait di daerah bakal ditingkatkan sesuai permintaan serta situasi di lapangan.
BNPB mengonfirmasi laporan paling gres pada Minggu (23/8), di mana konsorsium petugas kembali mengalirkan pasokan bantuan mencapai 20.000 liter air bersih.
Setidaknya ada 10.364 jiwa di Kabupaten Malang yang menjadi penerima manfaat bantuan air bersih, dengan proses distribusi yang melibatkan jajaran BPBD Kabupaten Malang beserta Palang Merah Indonesia (PMI).
Sementara itu, titik distribusi mencakup Desa Sumberagung dan Desa Sitiarjo di wilayah Kecamatan Sumawe, Desa Tumpakrejo di wilayah Kecamatan Gedangan, hingga Desa Karangkates di wilayah Kecamatan Sumberpucung.
"Untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, BPBD Kabupaten Malang bersama PMI dan unsur terkait terus mendistribusikan air bersih," kata dia.