JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali memperlihatkan bentuk solidaritas serta hubungan historis persaudaraan wilayah Sunda Kecil melalui pengiriman bantuan penanganan pascabencana gempa bumi untuk warga Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Kehadiran kami bersama Pemerintah Provinsi NTB dan Kodam IX/Udayana di Manggarai Barat ini adalah bentuk kepedulian mendalam sekaligus komitmen persaudaraan Sunda Kecil untuk bergerak bersama memulihkan NTT," kata Gubernur Bali Wayan Koster dalam keterangan yang diterima di Denpasar, Sabtu (22/8/2026).
Gubernur Koster secara langsung menyerahkan bantuan secara simbolis bertempat di Posko Pusdalops BPBD Kabupaten Manggarai Barat pada Kamis (20/8/2026) lalu.
Ia menggarisbawahi bahwa bencana yang melanda warga Flores, NTT, turut dirasakan sebagai duka bersama bagi masyarakat Bali maupun NTB.
Kerja sama antarwilayah dan instansi ini diharapkan sanggup mengakselerasi pemulihan sarana fisik, kebutuhan logistik, perbaikan fasilitas umum, hingga penanganan trauma psikologis masyarakat terdampak.
Baca juga: BUMD DKI Jakarta turut kumpulkan bantuan untuk korban gempa NTT
Mengenai besaran dana, bantuan hibah senilai Rp1 miliar diserahkan secara langsung oleh Gubernur Koster kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, dengan disaksikan oleh Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto, serta Bupati Manggarai Barat.
"Bantuan dari Pemprov Bali ini kami harapkan bisa segera disalurkan dan menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan di lokasi terdampak, agar beban warga dapat segera terangkut," ujar Koster.
Di luar alokasi hibah tersebut, guna merespons musibah gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang meluluhlantakkan Flores pada 15 Agustus 2026 lalu, Pemprov Bali telah mengambil tindakan cepat dengan menerjunkan tenaga medis, personel BPBD, serta bantuan logistik sembako tahap awal ke area bencana.
Arahan dari Gubernur Koster langsung dieksekusi oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali yang mendistribusikan langsung logistik ke BPBD Kabupaten Ende pada 18 Agustus 2026.
Baca juga: Pemprov Jatim kembali kirim 64,4 ton bantuan untuk korban gempa NTT
Pasokan bantuan awal tersebut meliputi kebutuhan mendasar warga sehari-hari, antara lain 4.000 kilogram beras, 100 dus air mineral, 6.000 bungkus mi instan, 100 lembar terpal, 154 lembar tikar, beserta ribuan paket kebersihan dan sanitasi.
Menanggapi dukungan tersebut, Koster mengungkapkan bahwa Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyambut hangat kedatangan dan kepedulian dari para kepala daerah yang dipersatukan oleh ikatan wilayah dan sejarah Sunda Kecil tersebut.
Pihaknya bersama jajaran BPBD, Pemprov NTB, dan Kodam IX/Udayana secara berkelanjutan menjalin koordinasi terpadu untuk mendata kebutuhan mendesak warga di lapangan.
Aksi cepat dan gotong royong lintas daerah ini menjadi penguat jalinan solidaritas kawasan Bali Nusra.
“Langkah cepat menunjukkan wujud nyata solidaritas antardaerah di tengah musibah, dari Bali untuk NTT, kepedulian bergerak bersama membantu, menguatkan, dan memulihkan,” tutur Koster.