JAKARTA - Merawat serta menjaga kesehatan kulit dapat dimulai melalui rutinitas sederhana yang dilakukan secara konsisten, tanpa harus mengeluarkan biaya besar demi membeli beragam jenis produk.
Dokter spesialis kulit dan kelamin sekaligus Penanggung Jawab Klinik Evitderma Cabang Pondok Indah, dr. Reeza Edward Y, SpDVE menerangkan bahwa perawatan kulit pria pada hakikatnya dapat dikembalikan pada kebutuhan yang paling mendasar.
“Sebagai seorang pria, otomatis kami juga wajib untuk memperhatikan kesehatan kulit. Nah, kalau saya juga kebetulan nggak terlalu senang ribet ya, jadi kami, prinsipnya adalah kami kembali ke basic skincare,” ungkap dr. Reeza kepada Kompas.com dalam acara ulang tahun ke-19 Evitderma di Evitderma Hang Lekir pada Rabu (19/8/2026).
Facial Wash
Rangkaian basic skincare untuk pria sejatinya hanya terdiri atas tiga produk utama, yakni facial wash, moisturizer, dan sunscreen. Ketiga produk ini mengemban peran berbeda yang saling melengkapi dalam merawat kondisi kulit sehari-hari.
“Basic skincare kan cuma ada tiga. Satu, facial wash yang gentle, karena kulit saya agak-agak sensitif,” sebut dr. Reeza.
Bagi yang bingung menentukan pembersih wajah yang tepat, dr. Reeza menganjurkan penggunaan facial wash berformula lembut guna membersihkan kulit tanpa memicu rasa kering atau efek tertarik.
Pembersih wajah menjadi fondasi awal yang teramat krusial karena bertugas mengangkat debu dan kotoran yang menempel pada wajah selama beraktivitas.
Moisturizer
Langkah berikutnya adalah penggunaan moisturizer (pelembab) yang berguna mengunci kelembapan kulit. Untuk produk pelembab, dr. Reeza mengaku lebih rutin mengaplikasikannya pada malam hari.
Opsi produknya pun tak perlu rumit, terlebih bagi pemilik tipe kulit sensitif.
“Biasanya saya pakai hanya malam. Itu pun moisturizers yang gentle, yang non-fragrance, yang hypoallergenic, untuk memperbaiki dehidrasi kulit setelah seharian aktivitas di luar,” jelasnya.
Pemilihan pelembab bebas pewangi (non-fragrance) serta berlabel hypoallergenic menjadi poin penting, terutama untuk kulit yang rentan iritasi. Pemakaian pelembab pada malam hari juga difungsikan untuk membantu proses pemulihan kelembapan kulit seusai terpapar aneka faktor lingkungan sepanjang hari.
Sunscreen
Jika ada satu produk yang dinilai dr. Reeza paling vital dalam rutinitas harian pria, produk tersebut adalah sunscreen (tabir surya). Produk ini dipakai guna melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV) yang menjadi salah satu pemicu utama penuaan dini.
“Dan yang ketiga, yang terpenting adalah sunscreen. Karena kami harus melindungi kulit dari faktor-faktor utama yang menyebabkan penuaan, yaitu UV,” tutur dr. Reeza.
Ia menyarankan penggunaan sunscreen dengan tingkat SPF minimal 30 hingga 50 yang dilengkapi proteksi broad spectrum. Perlindungan broad spectrum memastikan kulit terlindungi dari ancaman sinar UVA sekaligus UVB.
Bahan Aktif Dapat Ditambahkan Sesuai Kebutuhan Kulit
Setelah kebutuhan basic skincare terpenuhi, perawatan dapat dinaikkan tingkatnya dengan menambahkan bahan aktif tertentu, terutama pada rutinitas malam. Dr. Reeza menyebut turunan vitamin A dan vitamin C sebagai contoh bahan aktif yang manfaatnya telah teruji secara ilmiah dalam dunia perawatan kulit.
“Di luar itu, terutama untuk malam, untuk proses recovery, biasanya saya mengkombinasikan produk dengan bahan aktif yang sudah terbukti secara ilmiah, seperti turunan vitamin A, yaitu tretinoin, dan vitamin C,” pungkasnya.
Bila ragu dalam memilih bahan aktif yang pas sesuai kebutuhan diri, Anda disarankan berkonsultasi langsung dengan dokter kulit untuk mencegah kesalahan memilih produk yang berisiko memicu iritasi.