Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Gempa NTT

Pupuk Kaltim Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Gempa NTT
PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyalurkan logistik dan kebutuhan mendesak [FOTO: NET].

JAKARTA - PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menyerahkan pasokan logistik beserta pemenuhan kebutuhan mendesak bagi korban terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) sebagai wujud kepedulian dalam menyokong penanganan darurat dan mendukung akselerasi pemulihan masyarakat.

"Kami berharap ini bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan dasar masyarakat, terutama yang masih berada dalam kondisi darurat dan butuh dukungan logistik," kata Direktur Utama Pupuk Kaltim Rafli Yandra saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (20/8/2026).

Melalui program PKT Proaktif, Pupuk Kaltim menggelontorkan bantuan senilai Rp100 juta bagi warga terdampak gempa NTT. Bantuan kemanusiaan itu diserahkan secara langsung kepada Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit di wilayah Manggarai.

Penyaluran bantuan tersebut menjadi cerminan rasa solidaritas dan kepedulian perusahaan terhadap para korban, utamanya dalam menyokong pemenuhan kebutuhan pokok sekaligus mengawal penanganan pascabencana melalui aksi konkret di lapangan.

“Kali ini kami hadir di NTT untuk membantu saudara-saudara yang tertimpa musibah," ujar Rafli.

Keseluruhan paket bantuan disusun dengan mengalkulasi kebutuhan vital seperti bahan pangan pokok, fasilitas sanitasi, pasokan nutrisi serta kesehatan, hingga sarana penunjang lokasi pengungsian.

Untuk kategori bahan pokok utama, pihak perusahaan mengirimkan 1.390 unit produk yang terdiri dari air mineral, beras, gula pasir, serta mi instan. 

Bantuan turut dilengkapi dengan ratusan paket perlengkapan sanitasi dewasa dan bayi yang menjadi kebutuhan mendesak warga saat tempat tinggal mereka belum pulih sepenuhnya.

Di samping itu, disalurkan pula ratusan perlengkapan nutrisi serta kesehatan masyarakat. Paket ini berisi asupan susu anak dan lansia, makanan bayi, biskuit pendamping ASI, obat herbal, minyak telon, cairan pelindung dari nyamuk, hingga lembaran terpal bagi kebutuhan pengungsian.

Rafli turut menyampaikan duka cita mendalam atas musibah gempa yang menimpa masyarakat NTT, khususnya di kawasan Kabupaten Manggarai.

"Kami senantiasa memantau kondisi terkini, sekaligus membuka peluang untuk dukungan lanjutan dalam mendukung penanganan pasca bencana," ucapnya.

Menurut pandangannya, langkah tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat pemulihan agar aktivitas masyarakat kembali normal secara bertahap.

“Semoga bantuan ini memberikan manfaat, serta menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu melewati masa tanggap darurat hingga proses pemulihan,” imbuh Rafli.

Sekretaris Perusahaan Pupuk Kaltim Anggono Wijaya menambahkan bahwa dalam pelaksanaan penyaluran, jajaran perusahaan menjalin koordinasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Manggarai guna menjamin bantuan terdistribusi tepat sasaran sesuai data warga terdampak.

Formulasi bantuan didasarkan pada perhitungan kebutuhan lintas kelompok usia dan kondisi. Oleh sebab itu, pihaknya tak hanya terfokus pada bahan pangan, melainkan juga menaruh perhatian pada kelompok yang membutuhkan penanganan khusus seperti bayi, anak-anak, dan lansia.

“Seluruh bantuan didistribusikan melalui Pemerintah agar lebih tepat sasaran. Kami harap dukungan ini dapat membantu meringankan, khususnya memenuhi kebutuhan pokok hingga sanitasi dan nutrisi kesehatan selama masa pemulihan,” terang Anggono.

Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit memberikan apresiasi atas kepedulian Pupuk Kaltim yang bersedia turun langsung membantu warga terdampak gempa.

Dukungan tersebut dinilainya sangat bermakna mengingat komoditas yang disalurkan mencakup kebutuhan esensial pada kondisi darurat.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Manggarai terus mengawal penanganan dan pemantauan kondisi di lapangan. Pendataan dilakukan secara detail guna memetakan kebutuhan masyarakat secara terperinci sehingga penyaluran bantuan yang ada berjalan efektif.

Terlebih, kebutuhan warga tak sebatas bahan makanan, melainkan mencakup sarana sanitasi, perlengkapan bayi dan lansia, persediaan obat-obatan, serta proteksi kondisi lingkungan.

“Kami memastikan bantuan dapat dimanfaatkan, serta disalurkan bagi masyarakat yang membutuhkan di lapangan,” kata Herybertus.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index