JAKARTA - Pemegang gelar juara dunia kelas super bulu (59 kg) versi International Boxing Federation (IBF) serta World Boxing Organization (WBO) Emanuel Navarrete, berserta pemegang sabuk versi World Boxing Council (WBC) O'Shaquie Foster, dikabarkan telah menyepakati laga penyatuan gelar juara dunia.
"Chris Mannix dari DAZN melaporkan pada Sabtu bahwa Emanuel Navarrete dan O'Shaquie Foster akan bertemu dalam pertarungan penyatuan gelar kelas 130 pon pada 24 Oktober di Alamodome, San Antonio," demikian laporan The Ring yang dipantau di Jakarta, Selasa (18/8/2026).
Laga tersebut berpeluang melahirkan seorang raja ring yang memegang tiga sabuk dunia sekaligus. Navarrete saat ini menyandang sabuk IBF dan WBO, sementara Foster memegang gelar WBC. Namun demikian, kepastian status sabuk WBO milik Navarrete pada duel mendatang masih belum sepenuhnya final.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Ketidakpastian itu dipicu oleh kewajiban Navarrete guna mempertahankan sabuk WBO miliknya. Petinju berkebangsaan Meksiko tersebut telah dua kali diperintahkan WBO untuk bertanding ulang menghadapi Charly Suarez. Laga perdana keduanya berujung kontroversi pasca-pertarungan dihentikan pada ronde ketujuh serta diputuskan tanpa pemenang.
Navarrete lantas memperkokoh posisinya sebagai salah satu petinju unggulan di kelas super bulu usai mengamankan sabuk IBF. Ia menyabet gelar gabungan WBO dan IBF lewat kemenangan KO meyakinkan atas Eduardo Nunez di ronde ke-11 pada 28 Februari.
Hasil positif tersebut kian mempercantik rekor profesional Navarrete. Petinju yang akrab disapa "Vaquero" itu sekarang mengantongi 40 kemenangan (33 di antaranya via KO), dua kekalahan, serta satu laga berstatus no contest.
Navarrete populer sebagai salah satu petinju paling agresif di divisi ini. Karakter bertarungnya yang mengandalkan intimidasi konstan, intensitas pukulan melimpah, dan kelihaian melancarkan serangan dari beragam sudut menjadikannya lawan yang sulit diredam. Keunggulan jangkauan turut menjadi amunisi andalan petinju asal Meksiko itu.
Di lain pihak, O'Shaquie Foster bakal memasuki ring dengan predikat pemegang gelar dunia WBC dua kali. Petinju yang berasal dari Orange, Texas tersebut membukukan catatan 25 kemenangan (12 KO) dan tiga kali kalah.
Foster mula-mula mengamankan gelar WBC kelas super bulu pada Februari 2023. Kala itu, ia menaklukkan Rey Vargas via kemenangan angka mutlak (unanimous decision) guna merengkuh predikat juara dunia.
Akan tetapi, takhta Foster sempat goyah saat bertemu Robson Conceicao. Foster kalah lewat keputusan angka hingga terpaksa menyerahkan sabuk WBC kepada petinju asal Brasil itu.
Kekalahan tersebut tak bertahan lama dan bukan menjadi akhir kiprah Foster di panggung juara. Pada duel tanding ulang, Foster sukses membalaskan kekalahannya serta merebut kembali mahkota WBC, sehingga kembali menduduki takhta juara dunia kelas super bulu.
Foster selanjutnya melanjutkan kiprahnya dengan berhadapan melawan Raymond Ford pada 30 Mei. Dalam duel itu, petinju berumur 32 tahun tersebut tampil impresif dan menyegel kemenangan lewat keputusan angka mutlak.
Apabila seluruh sabuk yang dikuasai kedua petinju resmi dipertaruhkan, pemenang laga ini bakal mengondol tiga mahkota dunia kelas super bulu sekaligus, yakni IBF, WBO, dan WBC.