Pertamina Cek Terminal BBM Labuan Bajo Usai Gempa, Stok Diatur

Pertamina Cek Terminal BBM Labuan Bajo Usai Gempa, Stok Diatur
Mobil tangki dikerahkan untuk mengamankan kelangkaan BBM di Labuan Bajo [FOTO: NET].

JAKARTA - Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Terminal Bahan Bakar Minyak (BBM) atau Fuel Terminal Labuan Bajo, Nusa Tenggara Barat, usai gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang pada Sabtu (15/7/2026). Peninjauan tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan fasilitas di lokasi.

Iriawan hendak memastikan pasokan BBM tetap terjaga selepas bencana gempa menghantam wilayah itu. Pria yang populer dipanggil Iwan Bule tersebut sampai di Fuel Terminal Labuan Bajo memakai seragam Pertamina bernuansa biru, putih, dan merah, lengkap disertai alat pelindung diri (APD).

Sesampainya di tempat, Iwan langsung berdiskusi bersama beberapa pejabat Pertamina. Di antaranya yakni Corsec PT Pertamina Holding Arya Dwi Paramita dan Corsec Pertamina Patra Niaga Roberth Marcelino Verieza Dumatubun.

Pada peninjauan itu, Iwan menanyakan perihal kondisi Fuel Terminal Labuan Bajo pascagempa. Pihaknya pun menanyakan keamanan jalur akses menuju ke lokasi fasilitas tersebut.

Purnawirawan jenderal bintang tiga Polri itu mengimbau jajaran pegawai untuk menjamin kelancaran distribusi BBM supaya tidak terkendala lantaran gempa.

"Jadi, kami ini ngurusin BBM. Jangan sampai tidak ada atau berkurang, atau kurang, atau mungkin habis ya," ujar Iwan, di hadapan para pegawai Pertamina, Sabtu.

Usai memberikan arahan, Iwan mengumpulkan para pegawai Pertamina untuk menyimak laporan dari kawasan-kawasan yang terdampak bencana. Pihaknya mengimbau tiap wilayah memaparkan update kondisi di lapangan, sekaligus mengajak jajaran staf mendiskusikan penanganan terhadap kendala yang masih dijumpai.

Bukan cuma memastikan kelaikan fasilitas beserta ketersediaan BBM, Iwan turut membeberkan aspirasi yang didapatnya sepanjang jalan menuju lokasi. 

Pihaknya mengungkapkan, warga menyampaikan aspirasi terkait kebutuhan minyak tanah. Atas dasar itu, Iwan menginstruksikan jajaran Pertamina untuk secepatnya merumuskan jalan keluar demi merespons kebutuhan masyarakat tersebut.

"Hari ini tentunya saya ingin diskusi dulu, tolong dilaporkan bagaimana perkembangannya, terus mana aja yang kira-kira masih kurang, atau yang jelas minyak tanah, saya minta solusinya bagaimana ini," pungkas Iwan.

Update pascagempa NTT

Sebagai informasi, dampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 berpusat di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus diperbarui. Sampai Senin (17/8/2026), ribuan pemukiman warga beserta ratusan fasilitas umum (fasum) serta infrastruktur terdata mengalami kerusakan.

Merujuk data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTT, total rumah yang mengalami kerusakan tingkat ringan hingga berat menembus 7.968 unit. Di samping pemukiman warga, sebanyak 744 fasum dan infrastruktur turut terdata rusak diterjang gempa NTT.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index