Semarak HUT Ke-81 RI Hadir di 40 Permukiman Padat Jakarta

Semarak HUT Ke-81 RI Hadir di 40 Permukiman Padat Jakarta
Kegiatan Jamuan Rakyat [FOTO: NET].

JAKARTA – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terus berlanjut pada Selasa (18/8/2026).

Setelah perayaan di Istana dan kawasan Monumen Nasional (Monas), pemerintah memperluas semarak kemerdekaan hingga ke kampung-kampung dan permukiman padat di berbagai penjuru Jakarta.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, perluasan agenda tersebut merupakan langkah pemerintah menyajikan perayaan kemerdekaan yang lebih dekat dengan rakyat.

Tahun ini, semarak HUT ke-81 RI diselenggarakan di 40 titik strategis di Jakarta.

"Hari ini rangkaian semarak HUT ke-81 Republik Indonesia masih terus berlangsung. Tidak hanya di Istana dan Monas yang semalam telah kami gelar, tetapi kami ingin semangat kemerdekaan juga menjangkau lebih banyak lagi saudara-saudara kami. Kami ingin lebih inklusif," ujar Prasetyo.

Menurut dia, kegiatan tersebut sengaja menyasar permukiman padat dan lingkungan masyarakat yang selama ini mungkin belum banyak tersentuh kemeriahan perayaan kemerdekaan.

"Karena itu hari ini semarak peringatan kemerdekaan juga kami hadirkan di 40 titik di Jakarta, terutama di permukiman padat dan lingkungan masyarakat, termasuk tempat saudara-saudara kami yang selama ini mungkin belum banyak tersentuh kemeriahan peringatan kemerdekaan," katanya.

Kemerdekaan Harus Dirasakan Seluruh Rakyat

Prasetyo menegaskan, kemerdekaan bukan hanya milik masyarakat yang dapat hadir dalam perayaan di pusat-pusat pemerintahan atau kawasan ikonik Jakarta. Menurutnya, semangat kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat.

"Pesan Bapak Presiden Prabowo sangat jelas bahwa kemerdekaan adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, semaraknya jangan hanya terasa di Istana atau di Monas saja. Kami rayakan di kampung-kampung, permukiman padat kami datangi rakyat," ucap dia.

Dia mengatakan, pemerintah ingin masyarakat ikut bergembira, merasakan kebersamaan, sekaligus melihat bahwa peringatan kemerdekaan merupakan momentum bersama seluruh rakyat Indonesia.

"Tidak boleh ada rakyat yang merasa hanya menjadi penonton. Dari Istana, Monas, sampai kampung-kampung, kami ingin Merah Putih berkibar dengan kebanggaan yang sama," ucap Prasetyo.

Tersebar di Enam Wilayah Jakarta

Semarak perayaan kemerdekaan tahun ini tersebar di berbagai wilayah Jakarta.

Di Jakarta Pusat, kegiatan antara lain berlangsung di Kemayoran, Johar Baru, Senen, dan Tanah Abang.

Di Jakarta Timur, kegiatan digelar di sejumlah wilayah, mulai dari Pasar Rebo, Kramat Jati, Matraman, Cipayung, Ciracas, Pulogadung, Duren Sawit, Cakung, hingga Jatinegara.

Sementara di Jakarta Barat, kegiatan mencakup kawasan Kembangan, Palmerah, Taman Sari, Grogol Petamburan, Kebon Jeruk, Tambora, Kalideres, dan Cengkareng.

Untuk Jakarta Selatan, perayaan berlangsung di Pesanggrahan, Mampang, Kebayoran Lama, Jagakarsa, Pasar Minggu, dan Tebet.

Adapun Jakarta Utara mencakup Pademangan, Tanjung Priok, Koja, Penjaringan, dan Cilincing.

Masyarakat Kepulauan Seribu juga turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan melalui pelaksanaan acara di Pulau Pramuka.

Layanan Kesehatan hingga Hiburan Lokal

Beragam kegiatan disiapkan di 40 titik tersebut. Pemerintah menghadirkan lomba khas kemerdekaan untuk berbagai kelompok usia, panggung musik dan hiburan lokal, bazar UMKM, pemeriksaan kesehatan dasar, pembagian vitamin, hingga distribusi paket sembako dan suvenir bagi masyarakat.

Kegiatan tidak semata dirancang sebagai hiburan, tetapi juga menjadi ruang interaksi antara pemerintah dan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di lingkungan warga.

Pemeriksaan kesehatan gratis, misalnya, mencakup layanan dasar seperti pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta konsultasi kesehatan.

Di sisi lain, pembagian paket sembako ditujukan bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai bagian dari semangat kepedulian dan kebersamaan pada momentum kemerdekaan.

Sementara itu, perlombaan khas 17 Agustus dan pertunjukan seni menjadi sarana untuk menghidupkan suasana perayaan sekaligus memberi ruang bagi potensi seni masyarakat setempat.

Bukan Sekadar Seremoni

Prasetyo menegaskan bahwa semarak HUT ke-81 RI di berbagai kampung dan permukiman padat merupakan bagian dari upaya membawa perayaan kemerdekaan lebih dekat kepada rakyat.

Pemerintah berharap momentum tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi dapat memperkuat persatuan, kebersamaan, serta optimisme masyarakat dalam mengisi kemerdekaan.

"81 tahun Indonesia merdeka harus kami rayakan bersama. Tidak boleh ada jarak. Dari Istana, Monas, sampai kampung-kampung, kami ingin Merah Putih berkibar dengan kebanggaan yang sama," kata Prasetyo.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index