JAKARTA - DPR mendorong pemerintah mengambil tindakan yang dinilai perlu guna menanggulangi dampak gempa di kawasan Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk dengan melakukan relokasi anggaran.
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad dalam Rapat Paripurna DPR di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, menyebutkan bahwa jajaran pimpinan serta anggota DPR akan berangkat ke NTT pada Rabu (19/8) mendampingi perwakilan pemerintah.
“Diinformasikan bahwa pada esok hari, pimpinan DPR telah menugaskan beberapa pimpinan dan anggota DPR beserta Menteri Keuangan dan menteri terkait lainnya untuk berangkat ke NTT, untuk kemudian memberikan bantuan-bantuan serta mendorong relokasi anggaran yang dianggap perlu,” ucapnya saat membuka rapat paripurna tersebut.
DPR turut menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah gempa yang mengguncang NTT beserta wilayah sekitarnya pada Sabtu (15/6/2026) yang mengakibatkan korban luka-luka sampai merenggut korban jiwa.
Pada Minggu (16/8/2026), Dasco menerangkan bahwa DPR telah memberangkatkan Utusan ke NTT. Lewat kesempatan itu, DPR menjalankan fungsi pengawasan melalui rapat koordinasi bersama pihak pemerintah.
Sebelumnya, Satuan Tugas Penanggulangan Pascabencana (Galapana) DPR RI telah meninjau area terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di NTT demi mengawal percepatan penanganan para korban dan pemenuhan kebutuhan warga.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal di Ruteng, Kabupaten Manggarai, NTT, Minggu (16/8), menuturkan bahwa DPR meminta laporan terkait kondisi terkini, upaya tanggap darurat, serta penanganan cepat yang harus segera ditindaklanjuti di lokasi terdampak.
“Kami minta laporan kondisi existing, kemudian langkah taktis yang diambil pada masa tanggap darurat, kemudian juga penanganan yang harus segera cepat dilakukan,” kata dia, berdasarkan keterangan yang diterima di Jakarta.
Menurut Cucun, DPR bakal membawa berbagai masukan dari pemerintah daerah beserta kementerian dan lembaga terkait guna menentukan langkah koordinasi dalam satu hingga dua hari mendatang.
“Yang harus kami lakukan segera dalam satu atau dua hari ini, kami akan lakukan, kami laksanakan koordinasi,” katanya.