JAKARTA - Timnas Vietnam mengamankan hasil positif pada leg pertama semifinal ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026 kala bertandang ke markas Malaysia.
Laga Malaysia vs Vietnam yang digelar di Stadion Kuala Lumpur, Minggu (16/8/2026) usai dengan skor 0-2.
Torehan gol dari Nguyen Xuan Son (45+5') dan Faris Danish (86'GBD) membuat satu kaki Golden Star berada di partai puncak.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik mengutarakan rasa puas atas hasil positif ini lantaran dianggapnya sebagai pertarungan tandang yang berat.
Ia pun menyampaikan apresiasi bagi para pendukung yang hadir memberikan dukungan langsung di stadion.
"Tim Vietnam menjalani pertandingan tandang yang sulit, tetapi saya sangat senang kami menang 2-0. Ini adalah hasil dari upaya maksimal para pemain."
"Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh tim. Banyak penggemar datang ke stadion untuk menyemangati kami hari ini, dan saya juga berterima kasih kepada mereka," ujarnya dikutip dari Thanh Nien.
Kim Sang-sik Risih dengan VAR
Di luar hasil manis yang diraih anak asuhnya, pelatih Timnas Vietnam Kim Sang-sik mengungkapkan keresahannya sepanjang duel berlangsung.
Kim Sang-sik merasa laga berulang kali terhenti akibat pengecekan VAR yang dinilai menyita waktu.
Meskipun tidak merasa dirugikan, intervensi wasit yang kerap menghentikan pertandingan guna meninjau VAR dianggap mengacaukan ritme permainan.
"Saya tidak punya keluhan besar tentang keputusan wasit, namun, mereka sering mengganggu jalannya pertandingan dengan keputusan mereka, dan membuang waktu menonton VAR," ujar Kim Sang-sik.
Patut diketahui, wasit melangsungkan beberapa kali pengecekan VAR pada pertarungan antara Malaysia dan Vietnam.
Uniknya, Vietnam sejatinya diuntungkan oleh vonis tersebut, salah satunya pembatalan kartu merah untuk penjaga gawang mereka, Patrick, pada menit ke-61.
Akui Kesulitan Terapkan Taktik
Kim Sang-sik mengakui skema taktik yang ia rancang tak mudah dieksekusi di lapangan pada laga ini. Oleh karena itu, keunggulan 0-2 dinilainya sudah sangat maksimal.
"Meskipun kami menang 2-0, secara keseluruhan itu adalah pertandingan yang sulit, dan kami juga menghadapi beberapa kesulitan dalam menerapkan taktik kami," tuturnya.
Walau begitu, ia tetap membeberkan catatan krusial yang menandakan adanya celah pada permainan Vietnam yang mesti segera dibenahi.
"Bukannya saya tidak puas, tetapi secara keseluruhan, tim belum menerapkan gaya bermain yang awalnya kami rencanakan. Dari sudut pandang seorang pelatih, saya tidak puas dengan itu," jelasnya.
Kim Sang-sik berjanji bakal mengevaluasi jalannya pertandingan ini secara mendalam untuk mempersiapkan pertarungan berikutnya.
Laga leg kedua antara Vietnam dan Malaysia dijadwalkan bergulir pada 19 Agustus di Stadion My Dinh, Hanoi, Vietnam.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.