JAKARTA - Barcelona bakal segera memiliki wajah anyar di lini tengah usai mencapai kesepakatan transfer Rodri dari Manchester City.
Gelandang berumur 30 tahun tersebut diberitakan akan diboyong dengan mahar 76,5 juta euro atau berkisar Rp1,57 triliun pada bursa transfer musim panas 2026.
Masa kerja Rodri di Barcelona berdurasi empat tahun. Kehadirannya menyuguhkan Hansi Flick opsi baru guna mengisi pos gelandang bertahan.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Di samping itu, keberadaan Rodri pun dapat memperkokoh keseimbangan permainan Barcelona pada musim 2026-2027.
Rodri Jadi Jangkar Utama Barcelona
Semenjak Sergio Busquets berpisah dari Barcelona, klub belum menjumpai gelandang bertahan dengan karakter serupa untuk mengatur ritme, mengawal area tengah, serta menopang transisi permainan.
Rodri diproyeksikan menjawab kebutuhan tersebut. Pengalamannya di kasta tertinggi menjadi salah satu modal utama.
Dirinya pun baru saja mengantar Spanyol merengkuh trofi Piala Dunia 2026.
Sepanjang gelaran tersebut, Rodri membukukan rata-rata akurasi umpan mencapai 90 persen di tiap laga.
Merujuk data Whoscored, dirinya pun sanggup melepas lebih dari 100 umpan per pertandingan serta mencatatkan tingkat keberhasilan tekel di atas 70 persen.
Kecakapan membaca permainan, duel udara, distribusi bola, hingga ketenangan kala dalam tekanan menjadikan Rodri mampu berperan selaku pengatur serangan dari kedalaman.
Pedri Bisa Lebih Bebas Menyerang
Dalam skema 4-2-3-1, Rodri diprediksi mengisi posisi double pivot. Pedri berpeluang menjadi pendampingnya di lini tengah. Keduanya telah memiliki kemistri berkat pengalaman bermain bersama di Timnas Spanyol.
Kehadiran Rodri dapat memberikan ruang bagi Pedri untuk lebih leluasa membantu serangan lantaran terdapat pemain bertahan dengan kemampuan membaca ruang di area belakangnya.
Frenkie de Jong serta Gavi lantas menjadi opsi untuk memperebutkan posisi lain di lini tengah. Sementara itu, Dani Olmo dan Fermin Lopez dapat memerankan posisi gelandang serang.
Umpan jarak jauh Rodri pun menyuguhkan Barcelona pilihan ekstra guna mengalirkan bola ke penyerang sayap cepat.
Barcelona Punya Opsi 4-3-3
Flick juga dapat menerapkan formasi 4-3-3. Pada skema itu, Rodri berpotensi diplot sebagai gelandang bertahan tunggal dengan Pedri, De Jong, Gavi, Olmo, atau Fermin Lopez menempati dua posisi interior.
Peran tersebut memiliki kesamaan dengan tugas Sergio Busquets tatkala membela Barcelona pada era Pep Guardiola.
Rodri sanggup menjaga keseimbangan sewaktu dua gelandang lainnya naik membantu serangan. Kehadirannya pun menambah kedalaman skuad bagi Flick dalam mengarungi jadwal padat di kompetisi domestik maupun Eropa.
Barcelona kini mengantongi Rodri, Pedri, De Jong, Gavi, Dani Olmo, dan Fermin Lopez sebagai pilihan guna memenuhi bermacam kebutuhan taktik di sektor tengah.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi.