JAKARTA - AC Milan mengandaskan perlawanan Manchester United lewat skor 4-2 dalam laga uji coba pramusim 2026/2027 di Wroclaw Stadium, Polandia, Sabtu (15/8/2026). Bentrokan ini memberikan gambaran terkait sederet aspek yang dapat dipetik oleh kedua kubu, utamanya mengenai respons usai tertinggal, efektivitas gempuran, hingga konsentrasi pertahanan.
Manchester United (MU) sejatinya mengawali laga dengan menjanjikan. Pertandingan baru berjalan dua menit, Harry Maguire membawa MU memimpin lewat tandukan menyambut bola sepak pojok Bruno Fernandes.
Milan mencoba memberikan perlawanan. Ruben Loftus-Cheek mendapatkan dua kans pada menit ke-8 dan ke-14, tetapi penjaga gawang MU, Senne Lammens, berhasil mentahkannya.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Pada menit ke-41, MU memperoleh kans memperlebar jarak setelah wasit menunjuk titik putih menyusul pelanggaran Koni De Winter terhadap Youri Tielemans. Bruno Fernandes maju menjadi algojo, tetapi eksekusinya mampu ditepis Lorenzo Torriani.
Milan lantas menyamakan skor menjelang jeda. Samuel Chukwueze memaksimalkan umpan Goncalo Ramos dari sisi kiri untuk mencetak gol. Kedudukan 1-1 bertahan hingga paruh pertama usai.
Milan Bungkam MU
MU kembali memimpin enam menit setelah babak kedua bergulir. Patrick Dorgu memanfaatkan blunder pemain Milan saat melakukan operan balik ke area pertahanan.
Keunggulan itu lagi-lagi tidak bertahan lama. Pada menit ke-57, Alphadjo Cisse menyumbangkan gol penyama kedudukan untuk Milan.
Milan kemudian mulai memegang kendali permainan. Chukwueze kembali berkontribusi dalam skema gol ketiga. Umpan silangnya disambar sundulan Ramos pada menit ke-68 yang membalikkan keadaan menjadi 3-2 untuk keunggulan Milan.
Empat menit berselang, Milan kian menjauh. Loftus-Cheek menggiring bola dari sisi kanan hingga menembus kotak penalti, sebelum melepaskan tembakan ke tiang dekat yang gagal dibendung Lammens.
MU berupaya mengejar ketertinggalan pada sisa waktu pertandingan. Namun, Torriani tampil cukup tangguh di bawah mistar Milan dan beberapa kali menggagalkan peluang para pemain MU.
Milan pada akhirnya mempertahankan keunggulan 4-2 hingga laga usai.
Kemenangan ini menjadi salah satu modal bagi Milan menyongsong musim baru. Selain memperlihatkan kemampuan bangkit usai dua kali tertinggal, pertandingan tersebut juga menegaskan pentingnya memaksimalkan celah lawan sekaligus menjaga fokus saat membangun serangan dari garis belakang.
Bagi MU, hasil minus ini menjadi bahan evaluasi dalam persiapan pramusim, terutama setelah gagal mempertahankan keunggulan meski dua kali memimpin.
Laga ini juga mempunyai makna tersendiri bagi juru taktik Milan, Ruben Amorim. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan pertamanya menghadapi Manchester United setelah diberhentikan oleh klub Inggris tersebut pada Januari 2026.
Susunan Pemain:
Manchester United: Senne Lammens, Noussair Mazraoui, Harry Maguire, Heaven, Luke Shaw, Andrey Santos, Youri Tielemans, Amad Diallo, Bruno Fernandes, Patrick Dorgu, Matheus Cunha.
AC Milan: Lorenzo Torriani, Filippo Terracciano, Koni De Winter, Strahinja Pavlovic, Samuel Chukwueze, Yunus Musah, Jashari, Pervis Estupinan, Ruben Loftus-Cheek, Alphadjo Cisse, Goncalo Ramos.