JAKARTA - Tijjani Reijnders dilaporkan bakal segera angkat kaki dari Manchester City untuk merapat ke klub Arab Saudi, Al Qadsiah. Kepindahan gelandang berpaspor Belanda tersebut disepakati dengan nilai transfer mencapai 52 juta pound (sekitar Rp 1,25 triliun) pada Kamis (13/8/2026).
Tijjani Reijnders, yang kini menginjak usia 28 tahun, sejatinya baru didatangkan Manchester City dari AC Milan pada musim panas 2025. Kala itu, City mengucurkan dana sebesar 46,5 juta pound (Rp 1,12 triliun) untuk memboyongnya.
Langkah kepindahan Reijnders ke Al Qadsiah menjadi bagian dari perombakan besar-besaran di sektor tengah Manchester City. Masa depan pemain tengah lainnya, termasuk Rodri, masih terus menjadi sorotan, sementara City dikabarkan menaruh minat pada gelandang Chelsea, Enzo Fernandez.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Reijnders Hanya Semusim di Man City
Tijjani Reijnders sebenarnya mengawali perjalanannya di Manchester City dengan impresif. Namun, ia menemui kendala untuk memberikan dampak signifikan pada musim pamungkas Pep Guardiola menukangi klub tersebut.
Reijnders membukukan 50 laga dan mencetak tujuh gol untuk Man City di sepanjang musim tersebut. Ia pun masuk dalam jajaran skuad Timnas Belanda pada gelaran Piala Dunia 2026 serta turun bertanding dalam tiga laga.
Gelandang kelahiran Belanda itu dipercaya sebagai starter saat timnya berhadapan dengan Jepang, Swedia, dan Tunisia di penyisihan grup. Akan tetapi, Reijnders tidak dimainkan ketika Belanda bersua Maroko pada babak 16 besar, hingga akhirnya Belanda terdepak usai kalah lewat adu penalti.
Pada Kamis (13/8/2026), Reijnders kedapatan menjalani latihan terpisah dari tim utama Manchester City. Isyarat ini kian mempertegas bahwa proses kepindahannya menuju Al Qadsiah bakal segera tuntas.
Al Qadsiah Dilatih Brendan Rodgers
Pintu bagi Reijnders menuju Arab Saudi untuk memperkuat Al Qadsiah tampak sudah terbuka lebar. Klub tersebut saat ini berada di bawah komando pelatih Brendan Rodgers, yang sebelumnya sempat menukangi Liverpool, Celtic, dan Leicester City.
Rencana transfer Reijnders ini menjadi kepingan dari perombakan masif yang sedang dijalankan Manchester City pada lini tengah. Klub masih dibayangi ketidakpastian terkait masa depan Rodri, yang memegang peran sentral dalam tim.
Di samping itu, Manchester City turut dikaitkan dengan perburuan Enzo Fernandez dari Chelsea. Dinamika tersebut berpotensi mengubah wajah lini tengah City secara drastis pada bursa transfer musim panas ini.
Bagi Reijnders, langkah menuju Al Qadsiah akan menyudahi masa pengabdiannya yang tergolong singkat, yakni hanya bertahan satu musim bersama Manchester City.