JAKARTA - Persib Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam menggembleng potensi amunisi muda menjelang bergulirnya Super League 2026-2027. Pihak manajemen Persib Bandung mengambil keputusan untuk kembali meminjamkan gelandang potensial mereka, Adzikry Fadlilah, ke Persijap Jepara.
Adzikry Fadlilah akan meneruskan kiprah kompetitifnya bersama Laskar Kalinyamat, mengulangi periode peminjamannya pada musim lalu. Keputusan di bursa transfer ini menjadi langkah strategis Persib Bandung guna menyediakan ruang berkembang yang lebih optimal bagi pemain muda.
Klub menyadari bahwa pematangan karier seorang pesepak bola tidak bisa cuma mengandalkan latihan internal, melainkan membutuhkan jam terbang dan tantangan nyata melalui persaingan kompetisi yang sebenarnya.
- Baca Juga Ramalan Zodiak Cancer, 20 September 2026
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menerangkan bahwa langkah ini diputuskan usai melewati pertimbangan mendalam. Evaluasi atas progres sang pemain, kebutuhan skema taktik, hingga proyeksi menit bermain menjadi pertimbangan utama di balik peminjaman ini.
Mengejar Menit Bermain Reguler
Sebelum kesepakatan ini disahkan, manajemen beserta jajaran pelatih sudah berdiskusi secara mendalam dengan sang gelandang. Kesempatan tampil secara rutin di Jepara dinilai sangat penting demi mengasah mentalitas dan kemampuan teknisnya di level profesional.
"Kami tentu senang melihat perkembangan dan kontribusi positif Adzikry selama menjalani masa peminjaman bersama Persijap musim lalu," ujar Adhitia dikutip dari situs resmi klub, Kamis (13/8/2026). "Pengalaman tersebut memberikan manfaat yang baik bagi proses perkembangannya."
"Karena itu, ketika Persijap kembali menyampaikan ketertarikannya, kami melihat ini sebagai kesempatan yang tepat bagi Adzikry untuk melanjutkan proses tersebut."
Selanjutnya, ia menggarisbawahi krusialnya pengalaman bertanding bagi talenta muda supaya siap menghadapi ketatnya persaingan di level atas.
"Kami melihat bahwa saat ini Adzikry memiliki peluang untuk mendapatkan menit bermain yang lebih banyak dan peran yang lebih besar di Persijap," imbuhnya.
"Bagi pemain muda, pengalaman bermain secara reguler dalam kompetisi sangat penting untuk membangun kepercayaan diri, konsistensi, kemampuan mengambil keputusan, sekaligus memahami tuntutan sepak bola profesional."
Bagian dari Proyeksi Jangka Panjang
Kendati dipinjamkan, bukan berarti sang pemain dicoret dari proyeksi masa depan klub kebanggaan Bobotoh tersebut. Langkah ini justru dirancang agar sang pemain semakin matang saat nantinya dipanggil kembali ke skuad utama.
"Kami berharap Adzikry dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya," ujar Adhitia Putra Herawan melanjutkan. "Fokus kami bukan hanya pada berapa banyak pertandingan yang dimainkan, tetapi juga bagaimana ia berkembang sebagai pemain dan pribadi."
"Ketika nantinya kembali ke Persib, kami berharap dia datang dengan pengalaman, kematangan, dan kesiapan yang lebih baik untuk bersaing," tegasnya.
Sebagai jebolan Elite Pro Academy (EPA), rekam jejaknya terus melesat sampai berhasil masuk skuad senior pada musim 2023-2024.
Pengalaman kompetitifnya makin teruji setelah bertanding dalam tiga edisi pramusim terakhir, termasuk saat membantu tim melangkah ke final Piala Presiden 2026 meski harus puas menjadi runner-up usai takluk dari Persebaya lewat adu penalti.
Mulai saat ini, tim pelatih bakal terus memantau perkembangan performanya selama berseragam Jepara. Kebijakan ini diharapkan menjadi investasi berharga bagi kariernya, sekaligus mengoptimalkan sistem regenerasi pemain binaan klub demi kontribusi maksimal pada masa mendatang.