Ben Shelton dan Rafael Jodar Lolos ke Semifinal ATP Montreal

Ben Shelton dan Rafael Jodar Lolos ke Semifinal ATP Montreal
Rafael Jodar [FOTO: NET].

JAKARTA — Petenis asal Amerika Serikat, Ben Shelton, bersama petenis asal Spanyol, Rafael Jodar, berhasil memastikan tiket menuju babak semifinal National Bank Open 2026 yang berlangsung di Montreal, Kanada.

 Kepastian ini diraih usai keduanya sukses menaklukkan lawan masing-masing dalam laga perempat final yang dihelat pada Rabu waktu Indonesia bagian barat (WIB).

Shelton, yang datang dengan status sebagai juara bertahan, tampil begitu perkasa dengan membungkam unggulan ke-13 asal Ceko, Jakub Mensik, dua set langsung 6-3, 6-1 dalam durasi 73 menit. 

Sementara itu, Jodar menorehkan catatan bersejarah dengan menembus babak semifinal turnamen tingkat ATP Masters 1000 untuk kali pertama sepanjang kariernya.

"Saya sangat senang. Saya terutama puas dengan permainan pengembalian saya dan cara bermain dari garis belakang sejak poin pertama," kata Shelton seperti dikutip dari ATP.

Petenis yang kini menempati peringkat 10 dunia tersebut membukukan 18 pukulan winner serta hanya membuat tiga kali kesalahan sendiri (unforced error) saat meredam perlawanan Mensik. Hasil positif ini sekaligus membuat rekor pertemuan kedua atlet kini berimbang menjadi 2-2.

Selain itu, Shelton juga mempertahankan rekor selalu menang straight sets dalam empat laga yang sudah dilakoninya di panggung Masters 1000 Kanada edisi tahun ini.

Petenis kidal berusia 23 tahun tersebut kini mengoleksi catatan 12 kemenangan berbanding dua kekalahan di ajang tersebut, termasuk saat dirinya mengangkat trofi juara di Toronto pada musim lalu.

Pada babak semifinal nanti, Shelton bakal berhadapan dengan petenis unggulan ke-12 asal Amerika Serikat, Learner Tien, yang sebelumnya sukses menyingkirkan wakil Spanyol, Daniel Merida, dengan skor 6-3, 6-2.

Jodohkan Langkah Bersejarah Jodar

Di sisi lain, Jodar sukses mendaratkan kemenangan atas petenis Prancis, Arthur Fils, lewat pertarungan ketat 7-6(5), 6-3 selama satu jam 42 menit guna mengamankan tiket empat besar Masters 1000 perdana baginya.

"Saya tahu bahwa saya melakukan hal-hal yang benar. Saya hanya berusaha memainkan permainan saya dan melihat apa yang terjadi. Itu berhasil dengan sempurna hari ini, dan saya tetap sangat tenang pada momen-momen penting," ujar Jodar.

Petenis muda Spanyol yang berumur 19 tahun ini tercatat sebagai atlet tunggal putra pertama kelahiran tahun 2006 atau setelahnya yang berhasil menembus babak semifinal turnamen Masters 1000.

Jodar sempat memimpin 4-1 pada set pembuka sebelum Fils mengejar ketertinggalan hingga 4-5, yang kemudian disusul jeda pertandingan selama kurang lebih satu jam akibat hujan turun. 

Ia sempat pula kehilangan keunggulan break pada awal set kedua, namun sukses mempertahankan ketenangan mental untuk menutup pertandingan dengan kemenangan.

Berdasarkan catatan statistik resmi ATP, Jodar sukses mengonversi empat dari total 12 peluang break point demi mengatasi ketahanan Fils. Kemenangan tersebut membuat Jodar kini unggul 2-1 dalam catatan rekor pertemuan head-to-head mereka.

Hasil manis ini juga menandai pencapaian semifinal ATP Tour keempat bagi Jodar sepanjang kalender kompetisi 2026, menyusul hasil serupa yang diraihnya di Marrakech, Barcelona, dan Washington.

Langkah impresif di Montreal ini mendongkrak posisi Jodar secara signifikan dalam daftar ATP Live Rankings. 

Memulai musim di tangga ke-168 dunia, petenis remaja tersebut kini melesat ke peringkat 11 dan terbuka lebar peluangnya untuk menembus jajaran 10 besar jika mampu keluar sebagai juara di Kanada, bergantung pada hasil pertandingan petenis lain.

Selanjutnya, Jodar akan bersua dengan petenis unggulan ke-28 asal Amerika Serikat, Brandon Nakashima, yang juga sukses menjejakkan kaki di semifinal Masters 1000 pertamanya usai mengandaskan perlawanan unggulan ke-19 asal Italia, Luciano Darderi, dengan skor 6-2, 6-3.

"Ini sangat spesial. Target saya pada awal tahun adalah tampil baik di salah satu turnamen Masters 1000. Jadi, bisa melakukannya untuk pertama kali di sini terasa sangat istimewa," kata Nakashima.

Nakashima, yang berusia 25 tahun, menjadi pemain paling senior di antara delapan kontestan perempat finalis Montreal. 

Peristiwa ini sekaligus menorehkan sejarah baru di mana untuk pertama kalinya seluruh peserta babak perempat final turnamen ATP Tour di Montreal berasal dari generasi yang lahir pada dekade 2000-an.

Kemenangan atas Darderi turut mengantar Nakashima naik enam strip ke posisi 25 ATP Live Rankings, sekaligus membuka kans bagi petenis AS tersebut untuk mencatatkan peringkat tertinggi sepanjang kariernya usai perhelatan turnamen di Montreal ini rampung.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index