JAKARTA - Kabupaten Alor merupakan sebuah wilayah kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia, dengan ibu kota di Kalabahi. Pada akhir 2024, penduduk Alor tercatat berjumlah 229.730 jiwa dengan luas wilayah mencapai 2.928,88 km².
Kabupaten berbentuk kepulauan ini dilintasi oleh jalur pelayaran dagang internasional menuju Samudera Pasifik.
Selain menyajikan keindahan pariwisatanya, Kabupaten Alor juga memiliki potensi wisata kuliner menggiurkan yang sangat layak untuk dicoba.
Kekayaan kuliner khas Alor didominasi oleh sajian olahan jagung serta hidangan hasil laut segar. Beberapa hidangan ikonik yang wajib dicicipi di antaranya jagung bose, jagung titi, kue rambut (jawada), ikan bakar sambal kenari, hingga sup ikan kuah asam yang disajikan bersama lalapan sayur lokal.
Makanan Utama dan Olahan Jagung
Jagung Bose Sajian olahan jagung bose terbuat dari jagung berbiji putih yang direndam terlebih dahulu di dalam air kapur sirih.
Setelah kulit arinya dibuang, bulir jagung dijemur lalu direbus sampai matang dan disiram santan. Olahan bubur jagung yang dimasak lunak bersama kacang tanah atau kacang merah serta santan ini biasanya difungsikan sebagai alternatif pengganti nasi dan cocok dihidangkan mendampingi ikan bakar.
Jagung Titi Kuliner jagung titi diolah menggunakan biji jagung pipil yang disangrai di dalam kuali, kemudian ditumbuk perlahan atau dititi menggunakan batu sampai bentuknya menjadi pipih dan garing. Hidangan jagung titi ini umumnya disajikan bersama kacang kenari.
Sup Ikan Kuah Asam Sajian sup segar dengan kuah bening yang memanfaatkan perpaduan asam muda, belimbing wuluh, dan daun kemangi.
Lauk dan Pendamping
Ikan Bakar Sambal Kenari: Olahan ikan segar bakar yang dipadukan dengan racikan sambal ulek khas berbahan dasar kacang kenari lokal Alor.
Sayur Bunga Pepaya & Jantung Pisang: Hidangan tumisan sayur tradisional bercita rasa sedikit pahit tetapi gurih, sangat cocok disajikan sebagai pendamping menu ikan bakar.
Kudapan dan Oleh-Oleh
Kue Rambut (Jawada): Kudapan tradisional dengan bentuk menyerupai gumpalan rambut, berbahan dasar adonan tepung beras, gula aren, dan santan yang digoreng hingga renyah.