Wamenkomdigi Dorong Manfaatkan Teknologi Digital Untuk Berbagi Ilmu

Wamenkomdigi Dorong Manfaatkan Teknologi Digital Untuk Berbagi Ilmu
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo [FOTO: NET].

JAKARTA — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo mendorong pemanfaatan kemajuan teknologi digital guna membagikan pengetahuan, layaknya aksi yang dilakoni Melan Achmad atau yang populer disapa Mbah Guru Matematika.

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menyerahkan penganugerahan kategori Satria SDM Emas kepada Melan Achmad, sesosok figur pengajar yang terus mendedikasikan diri untuk membagikan ilmu mengajar matematika secara cuma-cuma melalui media digital serta menyapa khalayak luas lewat konten edukasi, sekalipun telah menginjak usia 79 tahun.

“Bapak Melan ini memberikan contoh bahwa usia bukan menjadi batas untuk terus memberikan manfaat. Teknologi digital justru bisa menjadi ruang untuk berbagi ilmu kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Angga dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Senin.

Kala menyerahkan penghargaan pada puncak peringatan HUT ke-3 Garuda TV bertajuk Mahayuga di Jakarta, Minggu (9/8/2026), Angga Raka Prabowo menganggap andil besar seperti yang ditunjukkan Melan Achmad memegang peranan krusial di saat teknologi digital makin menyatu dengan keseharian masyarakat.

Dalam konteks ini, kemampuannya mengoperasikan teknologi guna menyebarluaskan pengetahuan mampu memberikan faedah langsung bagi publik.

“Yang kami lihat dari Pak Melan bukan sekadar kemampuan mengajar matematika. Ada semangat untuk terus belajar, berbagi, dan menggunakan teknologi sebagai sarana pendidikan,” kata dia.

Melan Achmad mengawali kiprahnya sebagai pengajar sejak tahun 1970 di Aceh, lalu meneruskan pengabdiannya di Purworejo, Jawa Tengah. Setelah mengajar nyaris lima dekade dan purna tugas pada 2018, ia tetap melanjutkan kerja-kerja pendidikan memanfaatkan jejaring media sosial.

Didampingi sang anak, Melan mulai memproduksi konten pembelajaran matematika lewat akun TikTok @binaprestasiswa. Langkah tersebut menjadikan materi matematika dapat dijangkau masyarakat secara lebih fleksibel tanpa sekat ruang kelas.

Dedikasi luar biasanya pun sempat dianugerahi penghargaan oleh Presiden Prabowo Subianto saat peringatan Hari Guru Nasional 2024. Kala itu, Melan menganut apresiasi berupa plakat, laptop, beserta dana tunai senilai Rp100 juta.

Berdasarkan pandangan Angga, rekam jejak Melan mencerminkan krusialnya membangun ekosistem digital yang membuka kesempatan bagi publik untuk memproduksi serta menyebarkan ilmu pengetahuan.

“Ini contoh konkret bagaimana transformasi digital bisa memberi ruang kepada siapa pun untuk tetap berkarya dan memberikan manfaat. Kami ingin semakin banyak orang menggunakan teknologi untuk hal-hal yang produktif dan memberi nilai bagi masyarakat,” tutur dia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index