Wamenkes Perkirakan Jumlah Kasus Katarak Tembus 600 Ribu

Wamenkes Perkirakan Jumlah Kasus Katarak Tembus 600 Ribu
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono [FOTO: NET].

JAKARTA - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkolaborasi dengan Noor Dubai Foundation dan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) menyelenggarakan bakti sosial operasi katarak gratis tahap II yang menyasar 500 pasien di Jawa Tengah.

Acara yang dilaksanakan di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat, tersebut ditujukan bagi warga di Purwokerto dan wilayah sekitarnya, meliputi Banjarnegara, Purbalingga, hingga Cilacap.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan total kasus katarak di Indonesia yang tercatat berkisar 600 ribu kasus, akan tetapi jumlah rillnya diprediksi jauh lebih besar lantaran belum semua penderita teridentifikasi.

"Jumlah penyakit katarak di Indonesia itu kurang lebih ada 600.000 kasus. Angka itu masih yang terdeteksi, sebenarnya jauh lebih banyak daripada itu," kata Wamenkes Dante usai meninjau skrining mata dalam kegiatan tersebut di RSKM Purwokerto, Jumat siang.

Menurut penjelasannya, katarak tergolong penyakit degeneratif yang muncul secara alami seiring proses penuaan. Di samping faktor umur, penyakit diabetes maupun gangguan kesehatan mata dapat mempercepat munculnya katarak.

Wamenkes Dante menyebutkan bahwa pemerintah memperkokoh upaya penanganan katarak lewat penjaminan biaya operasi bagi pasien eligible melalui BPJS Kesehatan.

Menurutnya, Kemenkes telah mendiskusikan kasus-kasus katarak yang memerlukan tindakan bedah agar dapat ditanggung oleh Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Langkah konkret yang kami lakukan adalah melakukan pembiayaan terhadap penyakit katarak yang dioperasi. Ini pasti akan terjadi jumlahnya makin lama makin besar, seiring harapan hidup yang makin lama makin lanjut," kata Wamenkes.

Ia menuturkan bahwa meningkatnya usia harapan hidup memicu kebutuhan operasi katarak kian bertambah.

Dante memaparkan perbandingan tindakan operasi katarak di Indonesia berada di kisaran 3.000 operasi per satu juta jiwa setiap tahunnya. Atas dasar itu, pemerintah bersinergi dengan BPJS Kesehatan akan mendorong pemerataan kapasitas layanan di seluruh daerah.

Tak hanya tindakan operasi, Kemenkes juga menggalakkan deteksi dini lewat Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) melalui pemeriksaan visus atau tingkat ketajaman penglihatan.

Di sisi lain, CEO Noor Dubai Foundation Manal Omran Taryam Al Shamsi menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran dan ruang mencari pengalaman praktik langsung bagi sekitar 10-12 dokter residen bersama para dokter senior.

Duta Besar (Dubes) Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri mengimbuhkan bahwa program bakti sosial ini menjadi bentuk kerja sama kedua usai agenda serupa diselenggarakan di Kalimantan, dan pihaknya berniat melanjutkannya ke kawasan lain.

"Hubungan antara Uni Emirat Arab dan Republik Indonesia sangat kuat dan kami akan selalu hadir untuk masyarakat Indonesia," kata Abdulla.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index