Arti Mimpi Selingkuh Menurut Psikologi, Bukan Pertanda Pasangan Berkhianat

Arti Mimpi Selingkuh Menurut Psikologi, Bukan Pertanda Pasangan Berkhianat

SEBARIS.CO.IDMimpi selingkuh kerap membuat orang terbangun dengan jantung berdebar dan perasaan tidak nyaman, padahal maknanya jarang berkaitan dengan pengkhianatan nyata. Menurut Sleep Foundation, mimpi bertema seksual dialami lebih dari 70 persen orang, sehingga tema perselingkuhan dalam tidur tergolong wajar. Psikolog menilai mimpi ini lebih tepat dibaca sebagai cerminan emosi dan kebutuhan yang belum terpenuhi.

Mimpi selingkuh termasuk pengalaman tidur yang paling umum dialami banyak orang, baik sebagai pelaku maupun pihak yang dikhianati di dalam mimpi. Sosok yang muncul bisa pasangan, mantan, teman, hingga orang asing yang tidak dikenal.

Alih-alih pertanda nyata, mimpi semacam ini lebih sering menjadi pesan simbolis dari alam bawah sadar. Karena itu, tafsirnya sebaiknya dibaca sebagai bahan introspeksi, bukan ramalan masa depan hubungan.

Mimpi sebagai Cerminan Emosi, Bukan Ramalan

Mengutip buku Sumber Kecerdasan Manusia karya P. Ratu Ile Tokan, mimpi merupakan hasil interaksi antara jiwa dan tubuh saat seseorang tertidur tanpa melibatkan pikiran secara aktif. Pemahaman itu membuat mimpi selingkuh lebih tepat ditelaah dari sisi psikologis dan emosional ketimbang takhayul.

Salah satu makna yang paling sering muncul justru berkebalikan dengan dugaan banyak orang. Ketika seseorang memimpikan pasangannya berselingkuh, hal itu kerap menandakan si pemimpi sendiri merasa kurang diperhatikan atau ada pihak ketiga dalam hubungan, entah pekerjaan, gawai, maupun kesibukan lain.

Merujuk Sleep Foundation, mimpi tentang pasangan yang berselingkuh dapat berkaitan dengan rendahnya tingkat keintiman atau munculnya rasa cemburu. Lembaga yang sama mencatat mimpi bermuatan seksual dialami lebih dari 70 persen orang, sehingga kehadiran tema perselingkuhan dalam tidur bukan hal aneh.

Makna Mimpi Selingkuh Berdasarkan Situasinya

Konteks dan sosok yang muncul sangat menentukan makna sebuah mimpi. Studi Schredl dan Wood (2021) yang dipublikasikan di National Library of Medicine menemukan mimpi yang melibatkan mantan pasangan tergolong umum dan cenderung membawa muatan emosi negatif lebih tinggi dibanding mimpi tentang pasangan saat ini.

  • Mimpi selingkuh secara umum menandakan kebutuhan yang belum terpenuhi bersama pasangan, biasanya karena keduanya terlalu sibuk dan kurang meluangkan waktu.
  • Selingkuh dengan mantan umumnya mencerminkan kenangan atau perasaan bersalah yang belum tuntas, bukan keinginan untuk kembali.
  • Selingkuh dengan orang yang dikenal bisa berarti ada kualitas atau kepribadian tertentu dari orang tersebut yang diam-diam menarik perhatian.
  • Selingkuh dengan orang asing sering menjadi tanda perhatian yang terbagi ke terlalu banyak arah sehingga hubungan terabaikan.
  • Pasangan atau suami yang berselingkuh kerap berakar dari rasa tidak aman dan krisis kepercayaan.
  • Ketahuan selingkuh menandakan rasa bersalah yang terpendam atas suatu hal, tidak selalu berkaitan dengan urusan asmara.
  • Selingkuh dengan teman atau sahabat dapat menunjukkan kedekatan yang memengaruhi perasaan.
  • Bertukar pasangan bisa berarti keinginan akan hubungan yang lebih terbuka atau justru sinyal kebosanan.

Pandangan Psikologi soal Mimpi Selingkuh

Dari kacamata psikologi, mimpi berfungsi sebagai saluran komunikasi antara pikiran bawah sadar dan kesadaran. Lauri Loewenberg, analis mimpi bersertifikat, dikutip dari Healthline menyatakan, "Ini sesuatu yang patut dicermati karena setiap hal dalam mimpi kita memiliki makna."

Meski terasa nyata, mimpi semacam ini bukan ramalan bahwa perselingkuhan akan terjadi. Berbagai survei lintas budaya menunjukkan mayoritas orang memimpikan perselingkuhan, terlepas dari sehat atau tidaknya hubungan mereka.

Poin terpentingnya, mimpi selingkuh tidak bisa dijadikan bukti bahwa pasangan benar-benar tidak setia. Alih-alih langsung menuduh, mimpi ini lebih bijak dipakai sebagai pijakan untuk membenahi komunikasi dan kualitas hubungan.

Mimpi selingkuh yang datang berulang bisa jadi sinyal bahwa ada persoalan emosional yang belum terselesaikan. Membicarakannya dengan pasangan secara terbuka, atau berkonsultasi dengan psikolog jika terus mengganggu, jauh lebih berguna daripada menafsirkannya sebagai pertanda buruk.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index