JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan bahwa pembangunan konektivitas merupakan salah satu kunci utama dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah serta kesejahteraan masyarakat di Papua.
"Keterhubungan antar wilayah diyakini dapat membuka akses ekonomi, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat," kata AHY di Sentani, Kamis (17/9/2026).
Pihaknya bakal memimpin rapat koordinasi pembangunan infrastruktur dan konektivitas dengan mengikutsertakan para kepala daerah dari seluruh penjuru Papua.
"Besok, Jumat (18/9/2026) kami akan menggelar rapat koordinasi yang menghadirkan para pemimpin daerah, gubernur, wakil gubernur, serta bupati dan wali kota untuk membahas pembangunan infrastruktur dan konektivitas di wilayah Papua," ujar AHY.
Ia menerangkan pembangunan Papua membutuhkan perhatian khusus mengingat saat ini area tersebut terbagi atas enam provinsi serta 42 kabupaten/kota yang mengantongi tantangan geografis dan kebutuhan pembangunan beragam.
Ia mengutarakan, sebelumnya para gubernur dari wilayah Papua sudah menyampaikan bermacam aspirasi menuju pemerintah pusat terkait keperluan pembangunan, mulai dari infrastruktur dasar hingga konektivitas antarwilayah.
"Pemerintah pusat harus terus mengawal berbagai aspirasi yang disampaikan kepala daerah karena mereka merupakan representasi masyarakat Papua," kata AHY.
Ia menambahkan krusialnya pembangunan jalan yang menghubungkan pelbagai wilayah di Papua supaya aktivitas perekonomian warga semakin berkembang lantaran akses jalan yang memadai bakal mendongkrak mobilitas masyarakat, memperluas peluang bisnis, serta memicu peningkatan daya beli warga di berbagai daerah.
"Selain itu, pentingnya penguatan konektivitas maritim dan transportasi udara di Papua. Hal tersebut dinilai strategis untuk menekan biaya logistik sekaligus memperlancar arus manusia dan barang, terutama ke wilayah-wilayah yang masih sulit dijangkau," ujar AHY.
Ia menjelaskan, Papua mesti terhubung tidak cuma via jalur darat, melainkan juga lewat sektor kemaritiman serta transportasi udara perintis demi mengoptimalkan mobilitas warga dan penyaluran logistik.
Menko AHY mengaku bakal mempergunakan momentum rapat koordinasi guna berdialog secara langsung bersama para kepala daerah demi menyerap beragam masukan sekaligus memaparkan arahan terkait prioritas pembangunan infrastruktur di Papua.
"Kami menegaskan pemerintah berkomitmen memastikan Papua tidak tertinggal dibandingkan wilayah lain di Indonesia," katanya.
Pemerataan pembangunan infrastruktur tidak sekadar bertujuan mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi, melainkan turut menjadi elemen penting dalam menyokong stabilitas, keamanan, dan kesejahteraan warga.
"Papua tidak boleh tertinggal. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur merupakan bagian penting untuk menghadirkan kesejahteraan, keamanan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat Papua," ujar AHY.