Marquez Puncaki Klasemen, Tardozzi: Belum Ada Favorit Juara

Marquez Puncaki Klasemen, Tardozzi: Belum Ada Favorit Juara
Marc Marquez juara di MotoGP San Marino 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA - Manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, menyebutkan bahwa belum ada pebalap yang menjadi kandidat terkuat juara dunia MotoGP 2026 walau Marc Marquez telah kembali menduduki posisi puncak klasemen.

Hasil manis pada MotoGP San Marino 2026 di Misano World Circuit Marco Simoncelli, Minggu (13/9/2026), mengantarkan Marc Marquez kembali menguasai Puncak klasemen MotoGP 2026. 

Marquez memperagakan performa impresif dan mendominasi sebagian besar durasi balapan usai pebalap peraih pole position, Marco Bezzecchi, terjatuh di lap pertama.

Sementara itu, rekan satu tim Bezzecchi, Jorge Martin, yang sebelumnya bertengger di puncak klasemen pebalap MotoGP 2026, tampil kurang maksimal dan harus puas mengakhiri balapan di urutan kelima. 

Martin dilaporkan mengalami kendala kekakuan otot lengan yang menyulitkannya untuk bersaing secara stabil di barisan depan sepanjang gelaran MotoGP San Marino 2026.

Ducati Enggan Sesumbar Soal Marquez 

Meskipun Marc Marquez kembali memimpin perburuan gelar MotoGP 2026, Davide Tardozzi memilih untuk tidak jumawa. Dikutip dari Crash, ajang MotoGP 2026 masih menyisakan delapan seri balapan lagi dengan ketersediaan poin yang masih sangat banyak untuk diperebutkan.

"Menurut saya, di Misano ini Marc Marquez menunjukkan jati dirinya," ujar Tardozzi.

"Namun, di sisi lain, kami tahu bahwa masih ada delapan balapan tersisa dengan banyak poin yang bisa diperebutkan. Kami juga sangat mengenal lawan-lawan kami, baik para pebalap maupun motor mereka."

"Jadi, kami harus fokus dari satu balapan ke balapan berikutnya dan berusaha mengumpulkan poin sebanyak mungkin di setiap sirkuit karena kami tahu ada sirkuit di mana Aprilia akan lebih cepat daripada kami," tambahnya.

Perebutan Juara Dunia MotoGP 2026 Akan Terjadi Hingga Akhir Musim 

Lebih jauh, Tardozzi menganggap belum ada rider yang pantas dijagokan secara mutlak untuk merengkuh mahkota juara dunia MotoGP 2026. Menurutnya, peta persaingan akan tetap terbuka lebar hingga seri penutup musim.

Dinamika tersebut membuat pihak Ducati wajib mendulang poin optimal di tiap balapan seraya mengandalkan jam terbang tinggi yang dimiliki Marc Marquez.

"Seperti yang sudah saya katakan, menurut saya, perebutan gelar juara ini akan berlangsung hingga akhir."

"Namun, kami harus mengumpulkan poin sebanyak mungkin saat kami bukan yang tercepat. Ketika kami merasa nyaman dengan performa kami, kami harus berusaha lebih keras untuk meraih kemenangan."

"Kami memiliki pengalaman, tetapi Marc memiliki pengalaman lebih banyak daripada kami. Jadi, kami memercayai Marc dalam situasi apa pun. Dia menyadari potensinya dan terkadang menunjukkan arah yang tepat bagi kami," tambah Tardozzi.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index