JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) mengonfirmasi bahwa kapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, bakal mendapatkan pengawalan dari dua kapal perang Indonesia ketika memasuki jalur Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I.
"Garibaldi sendiri nanti akan dikawal kapal fregat TNI AL saat memasuki perairan ALKI I," kata Kepala Dinas Penerangan TNI AL Laksamana Pertama TNI Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (14/9/2026).
Prosedur pengawalan tersebut bakal berlangsung hingga kapal induk tiba dan bersandar di Tanjung Priok, Jakarta.
Ia memaparkan bahwa saat ini kapal rakitan Fincantieri, Italia tersebut tengah berada dalam perjalanan menuju Indonesia usai sebelumnya sempat bersandar di Sri Lanka.
Tunggul menegaskan bahwa sepanjang pelayaran di perairan negara lain, kapal itu bakal terus dalam pengawalan kapal perang Angkatan Laut Italia.
Setibanya di wilayah perairan Indonesia, Garibaldi selanjutnya akan diambil alih pengawalannya oleh kapal perang TNI AL.
"Akan ada pengawalan minimal dua KRI Frigate Indonesia dan pesawat udara Pusat Penerbang AL (Puspenerbal) pada saat memasuki perairan Indonesia, sekaligus unsur udara mencoba on board di Garibaldi," ucap dia.
Ia menambahkan bahwa kapal induk tersebut diproyeksikan bakal mendarat di Jakarta pada 17 September 2026 mendatang.
Seusai merampungkan serangkaian agenda penyambutan oleh pemerintah di Jakarta, kapal tersebut dijadwalkan langsung diterjunkan guna menyokong penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan.