Real Madrid Vs Vallecano 4-1: Mourinho Bicara Hal Fundamental

Real Madrid Vs Vallecano 4-1: Mourinho Bicara Hal Fundamental
Jose Mourinho [FOTO: NET].

JAKARTA – Jose Mourinho memandang raihan kemenangan sebagai elemen yang amat fundamental bagi Real Madrid seusai Los Blancos sukses memetik tiga poin penuh atas Rayo Vallecano pada lanjutan Liga Spanyol 2026-2027.

Torehan hasil Real Madrid vs Rayo Vallecano yang dikawal kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, berkesudahan lewat skor 4-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (13/9/2026) dini hari WIB.

Di mata Mourinho, kemenangan tersebut teramat krusial lantaran Real Madrid baru saja merampungkan pertempuran menguras tenaga kontra Inter Milan tiga hari sebelumnya.

"Ini adalah tiga poin yang sangat penting. Menang selalu fundamental, terutama setelah memenangkan pertandingan liga terakhir," ujar Mourinho kepada RMTV.

Real Madrid langsung memegang kendali laga sejak paruh pertama. Kylian Mbappe membuka kran gol via titik putih di menit ke-14, disusul keunggulan ganda yang dilesakkan Alvaro Carreras tiga menit berselang.

Jude Bellingham lantas memperlebar keunggulan Madrid menjadi 3-0 pada menit ke-35. Mbappe kemudian mengemas gol keduanya di masa injury time babak kedua untuk menyempurnakan kemenangan tuan rumah.

Mourinho Puji Madrid yang Menyelesaikan Laga dengan Cepat

Mourinho menilai Real Madrid sukses "membunuh" perlawanan musuh sejak paruh pertama. Ia menganggap hal tersebut menjadi keuntungan tersendiri mengingat beban fisik dan mental yang ditanggung pemain seusai laga sengit kontra Inter Milan di Liga Champions pada pertengahan pekan.

"Kami membunuh pertandingan pada babak pertama. Itu tidak mudah karena kami bermain melawan Inter tiga hari lalu," kata Mourinho.

"Ini bukan hanya soal fisik, tetapi juga mental. Pertandingan seperti itu sulit untuk dikelola. Saya melihat kelelahan, mencoba melakukan perubahan, dan kami menemukan stabilitas," imbuhnya.

Juru taktik asal Portugal itu turut menyampaikan sanjungan kepada para pemainnya lantaran berhasil merampungkan laga lebih awal, sehingga Madrid terhindar dari tekanan hebat hingga menit-menit akhir.

"Para pemain layak mendapatkan rasa hormat dan tepuk tangan saya karena kami menyelesaikan pertandingan dengan cepat, padahal laga ini bisa saja menjadi pertandingan yang sulit," tutur Mourinho.

Madrid Produktif, tetapi Masih Banyak Buang Peluang

Real Madrid kembali memperlihatkan ketajaman di lini serang. Meski begitu, Mourinho menggarisbawahi bahwa pasukannya masih terlalu sering membuang-buang kesempatan emas.

"Kami mencetak banyak gol, tetapi juga melewatkan banyak peluang," ucapnya.

Mourinho menerangkan, Real Madrid merupakan tim yang mengusung intensitas tinggi tiap kali melancarkan serangan. Los Blancos tidak berpatokan pada penguasaan bola berdurasi lama sebelum menciptakan ancaman ke gawang lawan.

"Ketika menyerang, kami adalah tim yang intens. Kami bukan tim yang menguasai bola selama sepuluh menit sebelum mendapatkan tembakan ke gawang. Kami bermain dengan cepat," ujar Mourinho.

Menurutnya, tempo permainan yang amat tinggi tak jarang menyulitkan para pemain dalam mengambil keputusan yang tepat.

"Kami bermain dengan terburu-buru. Ketika Anda mempercepat permainan, mengambil keputusan menjadi lebih sulit," katanya.

Mourinho bahkan meyakini bakal ada satu momen pertandingan di mana seluruh peluang yang didapat Madrid dapat terkonversi secara sempurna menjadi gol.

"Suatu hari nanti, sebuah tim akan membayar semua peluang yang kami lewatkan. Kami akan mencetak enam atau tujuh gol ketika semuanya berjalan dengan baik," tutur Mourinho.

Perubahan Pemain karena Kelelahan

Mourinho turut menyampaikan alasan di balik langkahnya melakukan sejumlah penyegaran pemain sepanjang babak kedua. Ia menegaskan keputusan yang sempat dimanfaatkan Rayo Vallecano untuk bangkit usai jeda tersebut murni dipicu faktor kondisi fisik pemain pascajadwal yang padat.

"Saya sepenuhnya meminta maaf atas babak kedua karena ada alasannya. Saya tidak bisa melakukan sepuluh pergantian pemain," ucapnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa penarikan Federico Valverde merupakan langkah antisipasi keselamatan. Gelandang asal Uruguay itu disebut bermain menahan rasa tidak nyaman tatkala berhadapan dengan Inter.

"Pergantian Valverde juga merupakan tindakan pencegahan. Dia bermain melawan Inter dengan rasa tidak nyaman, jadi kami harus mengelola situasi sedikit," jelas Mourinho.

Mourinho tetap merasa puas lantaran Real Madrid sanggup menyegel kemenangan keempat dari lima laga yang telah dilakoni musim ini. Hasil manis ini sekaligus mengobati kekecewaan usai takluk 0-1 dari Real Betis pada laga Liga Spanyol sebelumnya.

"Tiga hari setelah pertandingan yang sangat menguras tenaga, kami menang, dan kami menang dengan cepat," kata Mourinho.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index