Pencarian Jurnalis Hilang Terkendala Jarak Pandang dan Kabut Tebal

Pencarian Jurnalis Hilang Terkendala Jarak Pandang dan Kabut Tebal
Kapolda Banten Irjen Pol Hengki [FOTO: NET].

JAKARTA - Kapolda Banten Irjen Pol Hengki mengutarakan pencarian rombongan jurnalis beserta tiga awak kapal yang hilang kontak memanfaatkan Kapal Polisi (KP) Sanjaya mengalami hambatan jarak pandang lantaran cuaca tertutup awan yang lumayan tebal.

"Kendala hari ini untuk visibilitas. Jarak pandang kami kurang lebih karena banyak kabut, kurang lebih 3 mil, dan kecepatan angin cukup kencang tadi sampai 24-25 knot, sehingga itu menjadi kendala, tetapi tidak menyurutkan motivasi dan niat semua tim terpadu," katanya saat mengikuti operasi pencarian di sekitar Pulau Sertung, Banten, Sabtu (13/9/2026).

Ia menandaskan, tim SAR gabungan terus berikhtiar semaksimal mungkin untuk melacak tim jurnalis serta awak kapal yang hilang berbekal personel dan fasilitas pendukung yang andal.

"Sarana-prasarana kami cukup mumpuni, tetapi, tentu dibarengi juga dengan doa kami semua. Mari sama-sama kami berdoa supaya segera menemukan titik terang keberadaan rekan-rekan kami," ujar dia.

Hengki menegaskan, pada hari kelima pencarian yang belum membuahkan hasil, tim SAR konsisten mengerahkan semua daya yang dimiliki, bahkan memperlebar jangkauan sektor.

"Mungkin akan ditambahkan sektor oleh Basarnas, memperluas sektor pencariannya, kan sampai dengan satu minggu, masih hingga hari Senin, masih ada dua hari lagi," tuturnya.

Baca juga: Hasil pencarian KP Sanjaya di Pulau Sertung belum temukan tim jurnalis

Ia turut memaparkan, seluruh alutsista yang diturunkan pada proses pencarian sudah dibekali teknologi thermal serta radar guna mendeteksi objek terapung yang posisinya dekat dari kapal.

"Kalau speed boat yang mungkin tenggelam atau terapung, benar-benar terapung berupa metal atau apa, kan kami kapal dilengkapi dengan radar, semua bisa memonitor, bisa terdeteksi, apalagi dia mengapung di permukaan air laut karena kami memiliki kamera thermal," ucap Hengki.

Menginjak hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan memperluas jangkauan penyisiran lewat jalur laut maupun udara untuk menemukan rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kecamatan Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten.

"Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad di Pandeglang, Sabtu (13/9/2026).

Ia menjelaskan terdapat enam sektor pencarian laut, yaitu Sektor T, U, Z, W, X dan Y dengan keseluruhan luas wilayah pencarian mencapai 2.537 nautical mile persegi. Sedangkan pencarian udara lewat Sektor H melingkupi kawasan seluas 2.063 nautical mile persegi.

Ia menegaskan, keselamatan para personel tetap diprioritaskan selama pelaksanaan operasi, mengingat dinamika kondisi perairan Selat Sunda.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index