Lobster Budi Daya Batam Tembus Ekspor Singapura, KKP Rencanakan Ekspansi

Lobster Budi Daya Batam Tembus Ekspor Singapura, KKP Rencanakan Ekspansi
Lobster hasil budi daya KKP di Batam, Kepulauan Riau [FOTO: NET].

JAKARTA - Lobster yang dibudidayakan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Batam, Kepulauan Riau, sukses menembus pasar ekspor Singapura.

“Ini menunjukkan kami sudah bisa membudidayakan lobster mulai dari stadia benih bening lobster (BBL) sampai ukuran konsumsi, bahkan hasilnya sudah bisa kami jual dan ekspor,” ujar Dirjen Perikanan Budi Daya KKP, Tb Haeru Rahayu dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Lobster yang sukses dipasarkan ke Singapura tersebut mencatatkan volume sebesar 339,5 kilogram (kg). Adapun pengiriman tahap selanjutnya diproyeksikan bergulir pada bulan November mendatang.

Menatap langkah ke depan, KKP bakal menggelar ekspansi dengan membangun fasilitas budi daya lobster di Pulau Jawa, seperti di Situbondo.

“Pengembangan ini diarahkan agar modeling di Batam dapat mendukung wilayah barat Indonesia, Situbondo untuk wilayah tengah, sedangkan pengembangan di Lombok dan Nusa Tenggara Barat dapat mendukung kawasan timur,” terang dia.

Haeru menuturkan, pemenuhan kebutuhan pakan lobster di Batam membuka celah kolaborasi dengan warga dan kalangan pembudidaya, terutama para penyedia kekerangan sebagai salah satu pemasok pakan. 

Kondisi tersebut diharapkan mampu menciptakan mata rantai usaha yang saling terintegrasi, sehingga memberikan dampak manfaat ekonomi yang lebih lapang bagi masyarakat lokal.

Pihak eksportir bernama Sugianto berpandangan bahwa mutu lobster hasil budi daya KKP di Batam mengantongi prospek yang amat cerah ke depannya.

“Kualitasnya bagus, lobsternya tidak loyo. Sampai di penampungan kondisinya tetap bagus. Kami juga sudah tes ekspor ke Singapura dan responsnya sangat baik,” ujar Sugianto.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index