JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) lewat Program Kemnaker Peduli mendistribusikan bantuan bagi masyarakat yang terdampak musibah gempa bumi di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di tahap awal, bantuan yang dibagikan berasal dari hasil penggalangan dana Insan Kemnaker Peduli dengan nilai total Rp119.700.000, yang terdiri atas 250 paket sembako, 250 amplop santunan, serta 20 unit terpal.
Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan Sukro Muhab dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwasanya bantuan tersebut adalah wujud kepedulian Kemnaker beserta para mitra kerja bagi warga yang terdampak gempa.
"Kami akan menyalurkan bantuan dari Kemnaker Peduli untuk wilayah Manggarai Barat, Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, hingga Nagekeo. Bantuan ini berasal dari saudara-saudara kami di Kemnaker serta para mitra dengan harapan dapat meringankan penderitaan masyarakat di Pulau Flores ini," ujar Sukro.
Pembagian bantuan dimulai di Kabupaten Manggarai Barat dengan menyerahkan 60 paket sembako dan santunan uang tunai yang diberikan dalam dua tahap, yakni pagi dan sore hari.
Memasuki siang hari, tim Kemnaker Peduli turut melepas para relawan guna membagikan 80 paket sembako berikut santunan tunai menuju Kabupaten Nagekeo.
"Selanjutnya, kami akan menyalurkan bantuan sebanyak 110 paket ke wilayah Reo, Lembor dan Mbeliling, sehingga total bantuan yang diberikan pada tahap pertama ini berjumlah 250 paket sembako, 250 amplop santunan, dan 20 unit terpal," kata Sukro.
Penyelenggaraan Program Kemnaker Peduli ini juga memperoleh dukungan dari Perum Jasa Tirta senilai Rp18 juta serta sumbangan 20 unit terpal dari Forum Lembaga Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (LA-LPK). Bantuan terpal itu didistribusikan ke wilayah Manggarai Timur, Nagekeo, dan Reo.
Sukro berharap perhatian dan bantuan untuk warga terdampak gempa di Flores dapat terus berjalan beriringan dengan penyaluran bantuan Kemnaker Peduli di pelbagai kawasan Pulau Flores, mulai dari Manggarai Barat, Manggarai Timur, Kabupaten Manggarai, Nagekeo, hingga lokasi-lokasi terdampak lainnya.