Baznas dan Kemdiktisaintek Perkuat Ekosistem Zakat-Pendidikan Tinggi

Baznas dan Kemdiktisaintek Perkuat Ekosistem Zakat-Pendidikan Tinggi
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid [FOTO: NET].

JAKARTA - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI dan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) menjalin sinergi demi memperkokoh ekosistem zakat serta pendidikan tinggi.

Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Kamis, menyampaikan bahwa kolaborasi tersebut turut memperkuat sokongan Baznas terhadap akses pendidikan bagi warga yang belum terjangkau oleh program pemerintah.

"Pemerintah memberikan perhatian khusus kepada pendidikan. Ada (Beasiswa) PIP (Program Indonesia Pintar), ada KIP (Kartu Indonesia Pintar) dengan anggaran yang besar. Tapi di lapangan kami mendapatkan bahwa mereka banyak yang belum mendapatkan PIP KIP, di situlah Baznas masuk," katanya.

Sodik menerangkan bahwa kerja sama tersebut meliputi penguatan tata kelola Zakat, Infak, Sedekah, dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (ZIS-DSKL), literasi zakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pertukaran data dan informasi, hingga sinkronisasi program dari kedua belah pihak.

Ia menambahkan bahwa kemitraan bersama Kemdiktisaintek tak sebatas berpusat pada Beasiswa, melainkan juga merambah pada program pemberdayaan masyarakat. 

Para mahasiswa kelak dapat disertakan dalam program Baznas melalui agenda KKN, termasuk pendampingan bagi pelaku usaha kecil yang memperoleh pembiayaan dari Baznas.

"Bukan hanya soal beasiswa saja kerja sama yang akan dikembangkan, juga sampai kepada pelaksanaan program-program Baznas yang lain. Misalnya ada Rumah Terang, misalnya ada Pembinaan Ekonomi Rakyat," ujar Sodik Mudjahid.

Di sisi lain, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengapresiasi komitmen Baznas dalam menopang pembangunan SDM Indonesia melalui jalur pendidikan. Menurut pandangannya, pendidikan adalah investasi terbaik untuk sebuah bangsa.

"Apresiasi tentu setinggi-tingginya kami sampaikan kepada Baznas atas komitmen yang sangat luar biasa yang terus diberikan untuk mendukung pembangunan SDM Indonesia melalui pendidikan," ucapnya.

Mendiktisaintek menilai Beasiswa memegang peranan krusial dalam menopang penerima sekaligus mengerek keberdayaan keluarganya.

 Ia berharap Program Beasiswa Baznas terus ditingkatkan dan semakin banyak lembaga filantropi yang ikut andil dalam ranah pendidikan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Baznas yang menyalurkan Beasiswa bagi para mahasiswa Palestina di Indonesia lewat program Beasiswa Cendekia Palestina Baznas.

Menurut Menteri Brian, program tersebut sekaligus sanggup memperkuat iklim pendidikan tinggi Indonesia lewat kehadiran mahasiswa internasional. 

Pihaknya bakal mendorong perguruan tinggi negeri untuk membentuk UPZ serta memperjelas pelatihan bagi kampus yang belum menghadirkannya.

"Dengan demikian, kami juga bisa mengajak lebih banyak lagi insan-insan filantropi yang memiliki kelebihan ekonomi untuk bersama-sama memperkuat dan memakmurkan Baznas ini," ucap Mendiktisaintek Brian Yuliarto.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index