BMKG Temukan Sesar Aktif di Surabaya, Berpotensi Gempa M 6,7

BMKG Temukan Sesar Aktif di Surabaya, Berpotensi Gempa M 6,7
Patahan sesar aktif yang melintasi Pasuruan, Surabaya, hingga Bangkalan [FOTO: NET].

JAKARTA - Plh Deputi Geofisika sekaligus Deputi Klimatologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Ardhasena menerangkan temuan keberadaan patahan sesar aktif yang melintasi Pasuruan, Surabaya, hingga Bangkalan serta berpotensi memicu gempa bumi.

Ia mengutarakan, pemetaan jalur patahan baru tersebut resmi dirilis oleh Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) pada tahun 2024.

"Jalur patahan di Jawa Timur terlihat sebagai berikut, terdapat sesar yang melewati wilayah Surabaya dengan nama Sesar Java Back-arc thrust Surabaya," ucapnya kepada Kompas.com melalui pesan singkat, Selasa (8/9/2026).

Ia memaparkan, estimasi kekuatan gempa maksimal yang dipicu oleh sesar aktif tersebut mencapai magnitudo 6,7. Sementara itu, patahan yang melintasi wilayah Pasuruan bernama sesar Pasuruan dengan potensi gempa maksimal magnitudo 6,4.

Kemudian, terdapat pula sesar yang memotong kawasan Bangkalan.

"Yaitu sesar RMKS-Baliga dan RMKS-Somorkoneng dengan potensi magnitudo maksimumnya M 6,7 dan M 6,5" tutur Ardhasena.

Ia menyampaikan bahwa pemetaan sumber serta risiko bahaya gempa ini diterbitkan guna menjadi fondasi ilmiah bagi pemerintah daerah dalam menyusun tata ruang wilayah serta standar bangunan tahan gempa.

Di samping itu, Ardhasena menegaskan kembali bahwa hingga detik ini peristiwa gempa bumi belum dapat diprediksi waktu terjadinya. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun senantiasa waspada.

"Tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan selalu mengacu pada sumber resmi dari BMKG serta melakukan mitigasi mandiri yaitu membangun bangunan tahan gempa, penataan ruang interior yang aman, memahami rambu dan jalur evakuasi dan latihan evakuasi mandiri," tuturnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index