JAKARTA - PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) membidik pertumbuhan laba bersih secara tahunan (year on year/yoy) hingga menyentuh level mid double digit sampai dengan akhir 2026.
Direktur BTPN Syariah Fachmy Achmad menyampaikan, perseroan bakal menyelaraskan laju pertumbuhan bisnis dengan pembenahan kualitas pembiayaan demi merealisasikan target tersebut.
"Kalau kami tadi memberikan guidance mid double digit secara earnings ya dan saat ini kami kan kurang lebih year on year itu masih sekitar 2 persenan jadi ya kami pasti akan mem-balance antara pertumbuhan dan perbaikan kualitas yang alhasil mencapai target," ujar Fachmy dalam Public Expose, Jakarta, Selasa (8/9/2026).
BTPN Syariah berhasil mengantongi laba bersih senilai Rp 655 miliar sepanjang semester I 2026. Perolehan tersebut merangkak naik 2 persen secara tahunan.
Dilihat dari pembukuan neraca, akumulasi aset BTPN Syariah mencapai Rp 23,3 triliun pada semester I 2026. Angka ini mengalami kenaikan 8 persen dibanding kurun waktu yang sama pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, pembiayaan kotor (gross financing) terakselerasi 9 persen secara tahunan hingga menyentuh Rp 11 triliun.
Pada sisi lain, allowance for losses atau alokasi pencadangan kerugian berada di angka Rp 869 miliar, terpaut landai ketimbang periode yang sama di tahun lalu.
Tingkat likuiditas BTPN Syariah dipastikan tetap solid. Portofolio aset likuid perseroan berdiri di angka Rp 11,9 triliun atau tereskalasi 6 persen secara tahunan. Pengumpulan Dana Pihak Ketiga (DPK) juga menguat menjadi Rp 12,2 triliun.
Adapun modal ekuitas BTPN Syariah menyentuh Rp 10,3 triliun atau tumbuh 6 persen secara organik.
Ditinjau dari mutu pembiayaan, rasio net financing loss BTPN Syariah terekam di level 5,1 persen per 30 Juni 2026.
Angka tersebut melandai drastis dari capaian 7,7 persen pada kurun waktu yang sama di tahun sebelumnya.
Rasio pembiayaan terhadap aset tercatat berada pada posisi 7,2 persen. Di saat yang sama, rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) berada di level kokoh yaitu 58,7 persen.
Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT