KPI Minta TV dan Radio Utamakan Akurasi Pemberitaan Bencana

KPI Minta TV dan Radio Utamakan Akurasi Pemberitaan Bencana
Anggota KPI Muhammad Hasrul Hasan [FOTO: NET].

JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengimbau seluruh lembaga penyiaran televisi maupun radio untuk mendahulukan akurasi, proses verifikasi, asas keberimbangan, serta kemaslahatan publik dalam menyiarkan kabar terkait kebencanaan, menyusul peningkatan status siaga Gunung Anak Krakatau.

Anggota KPI Pusat Muhammad Hasrul Hasan menyebutkan bahwa media penyiaran wajib mengambil peran aktif menyampaikan informasi kebencanaan secara konsisten sekaligus menjauhi gaya pemberitaan yang mengejar sensasi.

"Informasi kebencanaan harus mengedepankan akurasi, keberimbangan, verifikasi, dan kepentingan publik," kata Hasrul dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Ia menyampaikan bahwa lembaga penyiaran patut mengacu pada data dari instansi berwenang di bidang penanggulangan bencana agar kabar yang disebarkan kepada khalayak dapat dipertanggungjawabkan.

Menurut dia, kaidah-kaidah tersebut telah tertuang dalam Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3 dan SPS) KPI Pusat.

Di samping menjamin keakuratan data, Hasrul mewanti-wanti lembaga penyiaran untuk tetap memberikan perlindungan terhadap para korban bencana dalam setiap alur peliputan maupun penayangan.

Pemberitaan mengenai kondisi korban dilarang keras memperberat penderitaan atau memicu trauma, merintangi upaya tanggap darurat, hingga mengeksploitasi visual serta rekaman suara korban.

"Masyarakat butuh konsistensi informasi dan tidak butuh gimmick dalam pemberitaan bencana," tegasnya.

Hasrul menuturkan bahwa letak geografis Indonesia di jalur "Ring of Fire" menuntut masyarakat agar senantiasa memiliki kesiapan menghadapi potensi ancaman bencana alam.

Menurut dia, optimasi teknologi, termasuk perangkat peringatan dini, dapat meminimalkan risiko serta dampak bencana. 

Lembaga penyiaran turut dinilai memegang peran vital dalam memberikan edukasi perihal mitigasi bencana kepada publik.

Di tengah kondisi siaga erupsi Gunung Anak Krakatau, KPI mendesak lembaga penyiaran menaruh kepentingan publik sebagai prioritas utama dengan menyajikan informasi yang presisi serta terpercaya.

"Saatnya lembaga penyiaran membuktikan, bahwa televisi dan radio masih menjadi saluran informasi yang dapat diandalkan publik, terutama dalam situasi darurat bencana," kata Hasrul.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index