JAKARTA - Pergerakan harga bahan pangan nasional di pasar tradisional pada Kamis (3/9/2026) terpantau fluktuatif dengan kecenderungan meningkat di beberapa komoditas utama. Lonjakan harga yang cukup signifikan melanda seluruh varian cabai, sedangkan komoditas beras dan minyak goreng mencatatkan pergerakan harga yang lebih beragam.
Merujuk pada data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia per 3 September 2026, harga bawang merah ukuran sedang mencatatkan penurunan sebesar 0,65% (Rp250) menjadi Rp38.450 per kilogram. Di sisi lain, harga bawang putih ukuran sedang turut merosot 1,13% (Rp450) ke level Rp39.450 per kilogram.
Untuk komoditas beras, harga beras kualitas bawah I tidak bergerak di posisi Rp14.850 per kilogram. Begitu pula dengan beras kualitas bawah II yang tetap bertahan di angka Rp14.650 per kilogram.
Kenaikan tipis dialami beras kualitas medium I sebesar 0,3% (Rp50) menjadi Rp16.550 per kilogram, serta beras kualitas medium II yang naik 0,31% (Rp50) menjadi Rp16.350 per kilogram.
Sementara itu, beras kualitas super I dan beras kualitas super II masing-masing stagnan di Rp17.800 dan Rp17.300 per kilogram.
Tekanan kenaikan paling tajam terjadi pada kelompok hortikultura cabai. Harga cabai merah besar terangkat 4,5% (Rp2.250) menjadi Rp52.200 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting melonjak 7,96% (Rp4.200) ke level Rp56.950 per kilogram.
Selanjutnya, harga cabai rawit hijau merangkak naik 5,52% (Rp3.250) menjadi Rp62.100 per kilogram. Kenaikan tertinggi dicatatkan oleh cabai rawit merah yang melonjak hingga 11,76% (Rp8.700) sehingga menembus Rp82.700 per kilogram.
Beralih ke kelompok protein hewani, harga daging ayam ras segar mengalami kenaikan 0,35% (Rp150) menjadi Rp42.600 per kilogram.
Harga daging sapi kualitas 1 menguat tipis 0,03% (Rp50) menjadi Rp151.800 per kilogram, sebaliknya daging sapi kualitas 2 justru terkoreksi 0,21% (Rp300) menjadi Rp142.300 per kilogram. Adapun harga telur ayam ras segar tercatat naik 0,85% (Rp250) menjadi Rp29.650 per kilogram.
Pada komoditas pemanis, harga gula pasir kualitas premium menguat 0,25% (Rp50) menjadi Rp20.350 per kilogram, sementara gula pasir lokal naik 0,26% (Rp50) menjadi Rp19.100 per kilogram.
Sementara itu pada kelompok minyak goreng, tren pergerakan harga berada dalam kondisi bervariasi. Harga minyak goreng curah turun 0,24% (Rp50) ke posisi Rp20.450 per kilogram.
Minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 0,21% (Rp50) menjadi Rp24.350 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 menyusut 0,43% (Rp100) menjadi Rp23.400 per kilogram.