JAKARTA - Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri jamuan makan siang bersama Presiden Rusia Vladimir Putin di Vladivostok, Rusia, pada Kamis waktu setempat untuk membicarakan kerja sama bilateral kedua negara serta pelaksanaan Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11.
Lewat tayangan daring yang disimak dari Jakarta, Kamis, Presiden Prabowo Subianto mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang hangat dan keramahan yang diberikan kepadanya, serta menyatakan kebahagiaannya dapat bertandang ke Vladivostok.
"Pertama, izinkan saya untuk menyampaikan ucapan selamat atas peringatan Hari Nasional Federasi Rusia pada tanggal 12 Juni 2026. Juga atas penyelenggaraan KTT Peringatan ASEAN-Rusia ke-35 pada tanggal 18 Juni 2026. Saya mohon maaf sebesar perasaannya karena saya tidak dapat menghadiri acara penting tersebut karena ada masalah dalam negeri yang tidak bisa saya tinggalkan," kata Presiden Prabowo.
Kendati demikian, Prabowo menyampaikan bahwa dirinya dapat mengganti keterlambatan kunjungan tersebut dengan menghadiri Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11 selaku tamu kehormatan.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Negara menekankan kedekatan hubungan kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari 50 tahun. Prabowo menegaskan kembali bahwa Rusia adalah mitra bernilai bagi Indonesia.
"Karena itu kami bangga dan gembira hubungan kami bisa meningkat menjadi kemitraan strategis tahun lalu," ujar Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mendarat di Bandara Internasional Vladivostok, Rusia, pada Rabu (2/9) guna menghadiri Forum Ekonomi Timur (EEF) ke-11 sebagai tamu kehormatan utama.
Kedatangan Presiden Prabowo di Vladivostok menjadi langkah untuk memperkokoh hubungan Indonesia dan Rusia yang terus bertumbuh di beragam sektor.
Lawatan Presiden ke Vladivostok tersebut turut menjadi momentum dalam memperluas kolaborasi Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang ekonomi, perdagangan, investasi, maupun sektor potensial lainnya.