JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa tim petugas gabungan saat ini tengah berupaya keras memadamkan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali menyala di kawasan Provinsi Kalimantan Utara.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Rabu, menerangkan bahwa amukan api yang kembali membesar itu dilaporkan melahap puluhan hektare lahan di wilayah Kabupaten Bulungan.
"Kebakaran masih dalam penanganan dan api belum sepenuhnya padam. Petugas di lapangan terus melakukan upaya pemadaman terhadap api yang kembali menyala," kata dia.
Berton memaparkan bahwa peristiwa karhutla di Kaltara ini telah menghanguskan area lahan seluas kurang lebih 55 hektare sejak Minggu (30/8/2026), di mana sebaran titik api utama terdeteksi berada di Desa Sejau Hilir, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan.
Demi mengakselerasi proses pemadaman sekaligus mengantisipasi munculnya kembali titik api lantaran cuaca kering, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara resmi memberlakukan Status Siaga Darurat Karhutla terhitung sejak 20 Agustus sampai 31 Desember 2026.
Pihak BNPB, lanjut Berton, turut memantau perkembangan penanggulangan kebakaran di wilayah Kaltara serta memastikan sinergi dan bantuan armada personel siap ditingkatkan supaya amukan api dapat dilokalisasi secara penuh dan tidak meluas menuju permukiman warga.