JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi atas kinerja jajarannya di lapangan terkait penanggulangan kebakaran lahan dan hutan (karhutla), terutama di kawasan Riau.
Setelah menyimak pemaparan serta laporan dari Pangdam Riau Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan, Prabowo menjanjikan promosi kenaikan pangkat bagi keduanya.
"Saya kira ini sesuatu yang baik, mungkin kami catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganan ini. Langkah-langkah kegiatan preventif kalian juga cukup bagus," kata Prabowo, dalam rapat di Posko Aju, Riau, Senin (24/8/2026).
Prabowo lantas menanyakan durasi masa kerja pangdam dan kapolda selama bertugas di wilayah Riau.
"Pangdam sudah berapa lama di sini?" tanya Prabowo.
"Siap, 1 tahun," jawab Pangdam Agus.
"Kapolda?" tanya Prabowo.
"Siap, baru 17 bulan, eh baru 1 tahun lebih, Bapak," jawab Kapolda Riau.
Mendengar hal itu, Prabowo meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mencarikan posisi kenaikan jabatan bagi mereka.
Kendati demikian, Prabowo memberi syarat agar persoalan karhutla di Riau diselesaikan terlebih dahulu hingga tuntas.
"Coba carikan jabatan supaya mereka bisa naik. Ya, selesai dulu. Ya kalau begitu 900 (hektar karhutla) selesai, Panglima TNI, Kapolri," ujar Prabowo.
Kepala Negara menegaskan bahwa dirinya merupakan sosok yang berkarakter terbuka dan lugas. Apabila jajarannya menunjukkan hasil kerja yang baik, ia tak segan memberikan apresiasi, begitu pula sebaliknya.
"Saya bukan apa-apa, saya kalau, Anda tahu saya kan...Kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi, kalau bagus, saya bicara bagus," ucap dia.