10 Jenis Sate Terpopuler Indonesia Versi TasteAtlas, Ada Favoritmu?

10 Jenis Sate Terpopuler Indonesia Versi TasteAtlas, Ada Favoritmu?
sate khas Indonesia terpopuler [FOTO: NET].

JAKARTA - Sate merupakan salah satu sajian kuliner khas Indonesia yang memiliki keberagaman jenis di setiap wilayahnya. Belum lama ini, media panduan kuliner TasteAtlas merilis daftar 15 olahan sate paling populer di tingkat global berdasarkan penilaian dari 796.144 pengguna. 

Dalam jajaran tersebut, ragam sate khas Nusantara mendominasi posisi teratas. Simak ulasan lengkapnya.

Jenis sate Indonesia terpopuler

1. Sate kambing

Sate kambing khas Jawa berhasil meraih peringkat pertama di tingkat dunia versi TasteAtlas. Olahan ini memakai bahan baku daging kambing atau domba yang dipotong dalam ukuran kotak besar, lalu direndam menggunakan bumbu kecap manis, lengkuas, bawang merah, serta perasan air nanas supaya teksturnya empuk dan tidak tercium aroma prengus.

Pada umumnya, ukuran tusukan sate kambing cenderung lebih besar dibandingkan sate ayam mengingat tekstur serat dagingnya yang lebih padat. Hidangan sate kambing kerap disajikan bersama siraman kecap, sambal bawang, dan irisan buah tomat.

2. Sate padang

Tampil beda dari varian sate lain yang umumnya menggunakan bumbu kacang, sate padang asal Sumatera Barat disajikan dengan kuah kental berwarna kuning kecokelatan. 

Sajian sate padang memanfaatkan racikan daging, lidah, hingga jeroan sapi. Ketiga bahan utama tersebut direbus terlebih dahulu bersama rebusan kunyit, lengkuas, dan ketumbar, baru kemudian dipanggang di atas bara arang.

Kuah kentalnya berasal dari kaldu gurih yang dicampur tepung beras. Olahan sate ini disajikan bersama potongan ketupat serta taburan bawang goreng.

3. Sate madura

Sate madura merupakan salah satu varian sate yang paling mudah dijumpai di wilayah Indonesia. Karakter utamanya terletak pada saus kacang bertekstur pekat dengan perpaduan rasa manis-gurih, serta berwarna lebih gelap karena campuran kecap manis. 

Dalam penyajiannya, potongan daging ayam atau sapi berukuran kecil dipanggang sembari diolesi bumbu, lalu disiram saus kacang yang melimpah dan disajikan bersama lontong.

4. Sate buntel

Sate buntel umumnya diracik dari kombinasi adonan lemak dan daging kambing. Berbeda dengan olahan sate kambing pada umumnya, sate buntel memakai daging kambing yang sudah dicincang halus, diberi bumbu bawang serta merica, lalu dibungkus atau dibuntel memakai lapisan lemak tipis kambing.

Saat proses pembakaran, lelehan lemaknya meresap sehingga membuat daging di dalamnya terasa sangat juicy, gurih, dan lumer saat disantap. Biasanya sate buntel disajikan mendampingi kecap manis, taburan merica, serta irisan tomat dan kol.

5. Sate lilit bali

Sate khas Bali ini menyajikan tampilan yang cukup unik. Bukannya tersusun dari deretan potongan daging yang ditusuk, sate ini dibuat dari adonan daging cincang yang dililitkan pada batang serai. Bumbu genep khas Bali yang kaya rempah—seperti serai, daun jeruk, serta lengkuas—diaduk merata ke dalam adonan daging. Jenis daging yang dipakai umumnya berupa daging ayam atau ikan.

Aroma olahan sate ini sangat harum dan berempah karena batang serai ikut terbakar saat proses pemanggangan.

6. Sate ponorogo

Sesuai dengan penamaannya, sate ini berakar dari kawasan Ponorogo, Jawa Timur. Karakter utamanya berupa irisan daging ayam yang dipotong memanjang, tipis, serta lebar, bukan berbentuk dadu.

Dalam tahapan pembuatannya, daging ayam direndam semalaman lewat dua fase perendaman bumbu bawang, kemiri, serta kecap manis. Bumbu kacangnya memiliki tekstur yang lebih halus dan encer dibanding sate madura.

7. Sate kelinci

Sate kelinci umumnya banyak dijumpai di kawasan dataran tinggi seperti wilayah Tawangmangu dan Lembang. Untuk proses pengolahannya, daging kelinci yang tergolong rendah lemak dimarinasi secara sederhana memakai racikan bawang putih dan ketumbar.

Profil rasanya cenderung lebih ringan serta memiliki sentuhan manis, sangat pas disantap di tengah sejuknya udara pegunungan bersama nasi hangat.

8. Sate udang

Sate udang hadir mewakili varian sate seafood khas Indonesia. Udang segar direndam bersama baluran bawang, kunyit, perasan jeruk nipis, dan santan, lalu dibakar dalam waktu singkat agar kelembapan dagingnya tetap terjaga. 

Varian sate ini populer di kawasan Bali serta pesisir Jawa, biasanya dihidangkan bersama sajian sambal kecap atau saus kacang encer.

9. Sate kerang khas Medan

Tampil beda dari kebanyakan sate yang dipanggang di atas bara, sate kerang khas Medan diolah melalui proses perebusan bersama rempah-rempah melimpah seperti kunyit, serai, serta santan.

Kerang yang telah meresap bumbunya kemudian ditusuk menggunakan bilah sate. Sajian ini tidak memerlukan saus tambahan karena cita rasa bumbunya sudah sangat meresap. Biasanya sate ini dinikmati mendampingi sajian nasi gurih atau lontong sayur.

10. Sate ayam

Meskipun terkesan sederhana, sate ayam tergolong sebagai varian sate yang paling universal di Indonesia. Daging ayam kerap diolah menjadi beragam variasi, mulai dari sate taichan bercita rasa pedas tanpa saus kacang hingga olahan sate blora.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index