JAKARTA — Patokan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di bermacam jaringan SPBU seperti Pertamina, Shell, BP, hingga Vivo kembali mengalami penyesuaian yang berlaku efektif sejak 1 Agustus 2026. Sebagian besar varian BBM nonsubsidi dilaporkan mengalami penurunan harga.
Langkah penyesuaian tersebut sejatinya mulai diterapkan sejak awal bulan. Kendati demikian, hingga Rabu (19/8/2026), pergerakan harga BBM di pasaran masih mengacu pada ketetapan tersebut.
Terdata, Pertamina memangkas banderol BBM nonsubsidi untuk kategori bensin. Jika dirinci, harga Pertamax melandai dari sebelumnya Rp16.250 per liter menjadi Rp15.950 per liter.
Tren penurunan ini berlanjut pada varian Pertamax Green yang kini dilepas Rp16.600 per liter dari semula Rp17.000 per liter. Di samping itu, Pertamina turut memotong harga jual produk Pertamax Turbo dari posisi Rp19.300 per liter menuju Rp18.300 per liter.
Berbeda halnya dengan lini produk nonsubsidi, jenis BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Solar dipastikan tidak mengalami fluktuasi harga. Banderol Pertalite bertahan stabil di angka Rp10.000 per liter, sementara Biosolar tetap dijual sebesar Rp6.800 per liter.
Stasiun pengisian BP-AKR pun menyesuaikan dengan memangkas harga jajaran produk bensinnya. Mengutip unggahan resmi di akun Instagram BP Indonesia, tipe BP 92 kini dipatok Rp16.130 per liter.
Angka untuk bensin beroktan RON 92 ini melorot jika dibandingkan bulan sebelumnya yang berada di level Rp16.670 per liter.
Selanjutnya, harga BP Ultimate dipangkas menjadi Rp16.760 per liter dari posisi bulan lalu yang menyentuh Rp17.240 per liter. Kendati demikian, varian bahan bakar diesel mereka, yakni BP Ultimate Diesel, justru terkerek naik dari Rp21.340 menjadi Rp21.910 per liter.
Kenaikan serupa juga terlihat di SPBU Shell pada jenis solar, di mana harga Shell V-Power Diesel terkerek naik menjadi Rp21.910 dari harga sebelumnya sebesar Rp21.340 per liter.
Sementara itu, Vivo memangkas banderol Revvo 92 dari angka Rp16.670 menjadi Rp16.130 per liter. Namun sebaliknya, varian Revvo 95 merangkak naik tipis dari Rp16.670 ke posisi Rp16.760 per liter. Adapun untuk tipe Diesel Primus, harganya ikut melonjak dari Rp21.340 menjadi Rp21.910 per liter.
Daftar Harga BBM Pertamina, BP, Shell, dan Vivo per 19 Agustus 2026:
Pertamina
Pertalite: Rp10.000 per liter (tetap)
Biosolar: Rp6.800 per liter (tetap)
Pertamax (RON 92): Rp15.950 per liter (turun)
Pertamax Green 95 (RON 95): Rp16.600 per liter (turun)
Pertamax Turbo (RON 98): Rp18.300 per liter (turun)
Dexlite (CN 51): Rp19.700 per liter (tetap)
Pertamina Dex (CN 53): Rp21.150 per liter (tetap)
BP-AKR
BP 92: Rp16.130 per liter (turun)
BP Ultimate: Rp16.760 per liter (turun)
BP Ultimate Diesel: Rp21.910 per liter (naik)
Shell
Shell Super: -
Shell V-Power: -
Shell V-Power Diesel: Rp21.910 per liter (naik)
Shell V-Power Nitro+: -
Vivo
Diesel Primus: Rp21.910 per liter (naik)
Revvo 92: Rp16.130 per liter (turun)
Revvo 95: Rp17.760 per liter (naik)