Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel ke Gempa NTT

Pemerintah Kirim 27 Ton Logistik dan 3.500 Personel ke Gempa NTT
Presiden RI Prabowo Subianto telah memberangkatkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket sembako [FOTO: NET].

JAKARTA - Pemerintah menerjunkan ribuan personel hingga puluhan ton pasokan logistik demi menangani dampak gempa bumi yang menerpa beberapa daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Merujuk pada siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah, hingga Sabtu (15/8/2026) malam, pemerintah tercatat telah mengirimkan total 27 ton bantuan logistik ke berbagai wilayah terdampak di NTT.

“Ini adalah kloter terakhir penerbangan hari Sabtu, dari total 27 ton logistik sudah terkirim ke NTT dengan berbagai kloter penerbangan Hercules di hari itu juga,” ujar Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, dikutip dari akun Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu (16/8/2026).

Di samping dukungan logistik, pihak pemerintah turut memobilisasi kekuatan lebih dari 3.500 personel gabungan TNI-Polri untuk menopang upaya penanganan pascabencana di NTT.

“Langsung di hari kejadian, TNI-Polri telah mengerahkan lebih dari 3.500 personel ke berbagai daerah pada hari Sabtu, disebar ke Manggarai, Maumere, Flores, dan daerah terdampak lainnya di NTT,” kata Teddy.

Ia menambahkan, tindakan cepat tersebut merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan sinergi lintas sektor dalam menanggulangi situasi pascagempa.

Presiden RI juga dikabarkan telah menginstruksikan sejumlah jajaran kementerian serta lembaga untuk segera meluncur ke lokasi di NTT pada hari kejadian guna memastikan langkah penanganan di lapangan berjalan sigap dan tepat sasaran.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum, Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Wakil Menteri Kesehatan, hingga Wakil Menteri Sosial diterjunkan bersama elemen PLN, Pertamina, dan Telkom.

Keterlibatan pelbagai unsur tersebut diharapkan sanggup mengakselerasi pemenuhan kebutuhan warga, mulai dari penyaluran bantuan, proses evakuasi, sampai pemulihan fasilitas pelayanan dasar yang terdampak.

Gempa 7,7 Magnitudo

Diberitakan sebelumnya, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Buntut peristiwa gempa tersebut, sebanyak 47 jiwa dilaporkan meninggal dunia, berdasarkan pembaruan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Sabtu malam pukul 18.48 WIB.

“Berdasarkan data sementara pada Sabtu pukul 18.48 WIB, BNPB merilis total jumlah korban meninggal dunia mencapai 47 orang,” kata Berton, dalam keterangannya, Sabtu.

BNPB mendata lebih dari 5.000 warga terpaksa mengungsi. Di samping itu, BNPB mencatat ratusan unit rumah mengalami kerusakan.

Rincian data sementara dari BMKG menunjukkan bahwa hingga pukul 17.00 WIB, sebanyak 157 rumah mengalami rusak berat, 41 rumah rusak sedang, serta 148 rumah rusak ringan.

Kerusakan turut melanda sejumlah fasilitas publik. Tercatat 87 fasilitas pendidikan, 18 fasilitas kesehatan, lima tempat ibadah, dan enam gedung perkantoran mengalami kerusakan.

Saudara-saudara kami di Nusa Tenggara Timur tengah dirundung duka karena gempa M 7,7. Mari kami mengulurkan tangan untuk membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Kirim bantuan Anda melalui tautan https://bit.ly/BantuWargaNTT

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index