Prabowo Bertekad Mulai Proyek Giant Sea Wall Pantura Jawa

Prabowo Bertekad Mulai Proyek Giant Sea Wall Pantura Jawa
Presiden Prabowo Subianto [FOTO: NET].

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto bertekad menjadi kepala negara Indonesia yang mengawali proyek pembangunan tanggul laut raksasa atau giant sea wall di wilayah pantai utara (pantura) Pulau Jawa.

Tekad Prabowo tersebut disampaikan dalam pidato penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

"Saya tidak tahu presiden ke berapa yang akan meresmikan, tapi saya bertekad Presiden ke-8 akan mulai proyek ini," ujar Prabowo dalam pidatonya, Jumat (14/8/2026).

Ia menerangkan bahwa pengerjaan proyek pembangunan giant sea wall di pantura Pulau Jawa memakan waktu berkisar 10 sampai 20 tahun. Ia menegaskan, giant sea wall merupakan infrastruktur vital guna mengantisipasi bencana akibat naiknya permukaan air laut di sebelah utara Pulau Jawa.

"Ini mutlak harus kami lakukan, jangan kami tunggu bencana datang," tegas Prabowo.

Prabowo mengambil contoh negara Belanda yang telah mendirikan infrastruktur jangka panjang mendahului datangnya bencana tersebut.

Tanggul laut raksasa di Belanda, tutur Prabowo, terbukti sukses menjadi sarana pelindung bagi jutaan warganya sekaligus ikon keunggulan teknologi negara itu.

"Giant sea wall kami di pantai utara Jawa harus kami bangun segara dan menjadi sabuk perlindungan bagi jutaan warga Pantura Jawa. Untuk menyelamatkan puluhan ribu hektare yang sudah mulai tenggelam oleh naiknya laut," ujar Prabowo.

Ia menuturkan, Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) telah menciptakan inovasi teknologi yang bakal diterapkan pada proyek giant sea wall tersebut.

"Pembangunan ini kami rencanakan dibagi dalam 15 segmen, dari Banten sampai Jawa Timur, sampai Gresik," ujar Prabowo.

"Apapun kami harus berani mulai, ini menyangkut hajat hidup puluhan rakyat kami yang hidup di Pantura," sambungnya menegaskan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index