Liga Putri Indonesia Bergulir, Erick Thohir Tekankan Komitmen

Liga Putri Indonesia Bergulir, Erick Thohir Tekankan Komitmen
Women's League 2026 [FOTO: NET].

JAKARTA — Setelah menanti selama tujuh tahun, kompetisi kasta tertinggi sepak bola putri di Tanah Air dipastikan kembali hadir. Ajang bertajuk Indonesia Women's League 2026 ini dijadwalkan melakoni laga perdana pada 17 Oktober 2026 dengan melibatkan enam klub peserta untuk edisi 2026.

Adapun keenam kontestan yang bakal ambil bagian yakni Persita Tangerang, Persikad Depok, Persija Jakarta, FC Bekasi, Dewa United, serta Garudayaksa. Seluruh laga Liga Putri Indonesia 2026 rencananya bakal dipusatkan di GOR Soemantri Brodjonegoro, Jakarta.

CEO Indonesia Women’s League, Teddy Tjahjono membeberkan alasan kompetisi baru diikuti enam tim karena memang sengaja dijalankan bertahap.

"Jadi kami mulai dengan enam klub di area Jabodetabek. Karena kami ingin memastikan bahwa secara liga dan secara klubnya bisa sustainable untuk jangka panjang," kata Teddy Tjahjono kepada awak media dalam konferensi pers di Kantor I.League, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

"Karena kami ingin Indonesia Women’s League ini bisa berjalan selamanya dan terus berkembang, tumbuh dengan baik untuk mendukung Timnas Indonesia Putri," lanjutnya.

Format Kompetisi Liga Putri Indonesia

Teddy menerangkan bahwa format kompetisi akan mengusung sistem triple round-robin di mana keenam tim bakal saling bertemu. Lewat format ini, tiap klub akan menjalani sedikitnya 15 laga di fase awal sebelum melangkah ke babak semifinal dan final.

Penyelenggaraan seluruh pertandingan akan dipusatkan di Jakarta dengan memanfaatkan GOR Soemantri Brodjonegoro secara bergantian.

"Jadi kami akan berangkat dari situ dulu. Kami rencana untuk main dengan format triple round-robin," kata Teddy.

"Jadi paling tidak setiap klub akan bermain 15 kali selama satu season, kemudian dilanjutkan dengan babak semifinal dan final."

"Jadi itu adalah minimum menit bermain yang dimiliki oleh masing-masing klub untuk musim pertama ini," tambahnya.

Dukungan Penuh PSSI

Perhelatan Indonesia Women’s League 2026 diproyeksikan berlangsung selama tiga bulan, terhitung sejak 17 Oktober hingga pengujung Januari 2027, yang terbagi dalam fase reguler serta babak gugur.

 Setelah putaran liga usai, empat tim berperingkat teratas berhak tampil di semifinal lalu berlaga di partai puncak demi memperebutkan trofi juara.

Sesuai rencana, bentrok pembuka Indonesia Women’s League bakal menyajikan laga Persija Jakarta berhadapan dengan Persita Tangerang.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh atas bergulirnya kembali panggung sepak bola putri nasional setelah sekian lama dinantikan.

"Saya bersyukur, terharu, di mana gelombang persepsi yang berubah-ubah kami tidak pernah berubah PSSI. Bahwa kami tidak pernah menomorduakan sepak bola wanita," kata Erick Thohir.

"Kami terus membangun Tim Nasional kami secara continue, kami membangun grassroot kami secara kontinu, yang akhirnya liga ini bisa mulai berjalan."

Menurutnya, jalannya kompetisi ini jangan hanya dijadikan ajang formalitas atau ajang pencitraan semata. Ia menaruh harapan besar agar kompetisi ini berkesinambungan dan konsisten digulirkan, termasuk adanya komitmen kuat dari seluruh klub peserta.

"Itupun kami di PSSI dengan pemikiran yang sangat dalam, jangan sampai liga ini juga hanya dilahirkan untuk pencitraan yang akhirnya berhenti di kemudian hari. Tidak," tegasnya.

"Klub-klub sepakat komit 5 tahun, liga juga bersepakat untuk mendorong. Tinggal kami dorong bagaimana komersialisasi-nya ini bisa berjalan dengan baik sehingga klub-klub punya waktu untuk terus mengembangkan kompetisi ini," jelas Erick.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index